Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komaruddin menilai munculnya survei dari Lembaga Penelitian Masyarakat Milenial (LPM) terkait pemilih dari generasi Z (centenial) dan Y (milenial) yang lebih memilih Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai Presiden di Pemilu 2024 membuktikan sosok Airlangga merupakan tokoh yang di inginkan pemilih generasi Z dan generasi Y.
“Itu bukti Airlangga Hartarto di inginkan generasi centenial (Z) dan generasi Milenial (Y) sebagai calon presiden 2024 ,maka peluang ini harus dijaga, ” kata Ujang kepada wartawan, Minggu (13/11/22).
Ujang menjelaskan bahwa kerja keras tim Airlangga Hartarto di Partai Golkar juga menjadi faktor utama untuk menggaet pemilih generasi Z dan generasi Y. “Kerja keras tim Airlangga Hartarto di Golkar jadi faktor utama untuk menggaet pemilih generasi Z dan generasi Y , ” ujarnya.
Menurut dia, Airlangga Hartarto miliki elektabilitas yang tinggi, dan sosok Airlangga menjadi daya tarik generasi milenial untuk mendukung Airlangga sebagai calon presiden.
” Ya elektabilitas yang tinggi dan sosok Airlangga menjadi saya tarik generasi milenial untuk mendukung Airlangga capres 2024,”ucapnya.
Kata dia, Airlangga mampu membawa perubahan bagi generasi milenial khususnya dalam perekonomian. Selain itu, Togu Lubis yang merupakan komunitas Generasi Z Indonesia Untuk Demokrasi , mengatakan bahwa presiden penganti Jokowi harus sosok yang mampu membukakan jalan masa depan bagi generasi Z.
“Seperti mampu mengelola dan menciptakan perekonomian yang bisa membuka lapangan kerja yang kekinian, dan itu ada hanya pada sosok Airlangga Hartarto yang punya pengalaman mengelola perekonomian Indonesia yang berbasis metaverse, ” kata Tugu.@wn/Ags
