Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATENG

Awali 2023, Pelindo Bersama Stakeholder dan Nelayan Gelar Jum’at Curhat di Pelabuhan Tegal

TEGAL, KANALINDONESIA.COM: Pelabuhan Tegal menjadi tuan rumah kegiatan Jum’at Curhat yang diadakan oleh POLRES Tegal Kota pada Jumat (27/01) bertempat di Ruang Rapat Pelabuhan Badas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelabuhan Cabang Tegal. Acara tersebut dihadiri oleh General Manager Pelabuhan Tegal dan beberapa instansi terkait seperti Kapolres Tegal Kota, Kapolsek Sektor Kawasan Pelabuhan Tegal, Kepala KSOP Kelas IV Tegal, Kepala Kantor DKP3, TNI AL, Ketua ASGAT (Asosiasio Galangan Kapal Tegal), Perwakilan Nelayan yang berada di Pelabuhan Tegal, Komandan kapal angkatan laut Maribaya, dan Tokoh Masyarakat Pelabuhan Tegal.

Kegiatan yang diadakan mulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan agenda pertama Pelabuhan Tegal pada tahun 2023 bekerjasama dengan Polres Tegal Kota. Kapolres Tegal Kota, AKBP Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa acara tersebut selain bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar instansi bersama perwakilan nelayan yang ada di Pelabuhan Tegal juga untuk mendengarkan keluhan dan menampung aspirasi serta masukan dari masyarakat, mencari solusi terkait permasalahan yang dihadapi di beberapa instansi.

Pada acara Curahan Hati (Curhat) yang bertajuk Jumat Curhat kali ini membahas terkait keamanan, kebersihan dan penataan kapal sandar di Pelabuhan Tegal. General Manager Pelabuhan Tegal, Tri Sugiyatno mengatakan bahwa Pelabuhan Tegal saat ini memiliki kondisi alur kapal yang dangkal dan sempit serta kebiasaan sandar kapal yang kurang tertib yang dilakukan petugas tally di lapangan sehingga membuat alur menjadi sempit dan mempersulit keluar masuknya kapal di pelabuhan Tegal.

Dan juga para nelayan tidak memperhatikan kebersihan lingkungan seperti membuang sampah di kolam pelabuhan sehingga membuat pelabuhan kotor, serta perbaikan kapal yang dilakukan nelayan dengan membuang oli ke dalam plastik kemudian dibuang langsung ke kolam pelabuhan yang mengakibatkan pencemaran kolam padahal sudah disediakan drum sampah oleh Pelabuhan Tegal. Selain itu keamanan pelabuhan juga bisa terancam karena para nelayan tidak memperhatikan kondisi kapal yang ramai sehingga bisa menyebabkan kebakaran.

“Melihat kondisi tersebut Pelindo agar membuat surat edaran terkait keadaan eksisting yang ada di pelabuhan Tegal, sehingga lebih memperhatikan dan meminimalisir kejadian kebakaran di Pelabuhan Tegal. Membuat agenda kegiatan bersih² bersama dengan instansi yang ada di sekitar Pelabuhan Tegal untuk menjaga kebersihan di lingkungan pelabuhan Tegal,” tutur AKBP Jaka Wahyudi. Jumat, (27/1/2023).

“Kami telah melakukan informasi kepada pemilik kapal terkait kondisi alur pelabuhan yang harus bersih karena untuk akses keluar masuknya kapal dan sudah dilakukannya kegiatan Prolasih sebagai bentuk kepedulian kebersihan di lingkungan pelabuhan Tegal.

“Untuk itu, kami mengharapkan kepedulian dan kesadaran dari para nelayan untuk menjaga kebersihan di lingkungan pelabuhan, dan tidak membuang sampah secara sembarangan baik itu di kolam pelabuhan ataupun di sekitar akses jalan,” sambungnya.

Kepala KSOP Kelas IV Tegal, Sumartono mengatakan bahwa, pihaknya akan melakukan pengaturan kapal di pelabuhan terkait penempatan tempat sandar berdasarkan jenis-jenis kapal yang ada di Pelabuhan Tegal serta berkoordinasi dengan Kapolsek dan GM pelabuhan Tegal terkait penetapan tempat sandar berdasarkan jenis-jenis kapal yang ada di pelabuhan Tegal.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita