Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATENG

BAZNAS Perkenalkan Usaha ZChicken di Sukoharjo

 

SUKOHARJO, JAWA TENGAH, KANALINDONESIA.COM : Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat kurang mampu (mustahik), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperkenalkan usaha ZChicken di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Acara ini dilakukan di Pendopo Graha Satya Praja Kabupaten Sukoharjo pada Rabu (15/2/2023) yang dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. HM. Zain Yusuf, MM, Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan jajaran pemerintahan Kabupaten Sukoharjo, Ketua DPRD Sukoharjo, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Sukoharjo, Drs. H. Sardiyono, M.M.

Dalam sambutannya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan BAZNAS kepada masyarakat Kabupaten Sukoharjo.

“Kami berharap akan semakin banyak program BAZNAS yang bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo karena dapat mendukung upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan,” ujar Bupati Etik.

Ia juga berpesan kepada para mustahik penerima bantuan agar bisa memanfaatkan program bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Hal ini agar mereka bisa memperbaiki perekonomian keluarga.

“Ini amanah, jaga baik-baik dan kerjakan usaha ini dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki perekonomian keluarga,” pesan Bupati Etik kepada penerima gerobak ZChicken.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Drs. HM. Zain Yusuf, MM, bahwa program usaha ZChicken merupakan implementasi penyaluran zakat produktif.

Ia menjelaskan, Provinsi Jawa Tengah secara keseluruhan menerima bantuan sebanyak 250 gerobak ZChicken untuk 250 mustahik, sedangkan untuk di Kabupaten Sukoharjo sendiri disalurkan sebanyak 30 gerobak.

“Semoga penyaluran bantuan dalam bentuk program usaha ini mampu memotivasi masyarakat Kabupaten Sukoharjo untuk membayar kewajiban zakat,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum menyampaikan bahwa melalui program usaha ZChicken akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para mustahik.

Menurutnya, dalam program ini, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan modal usaha tapi juga melakukan pendampingan intensif kepada para penerima bantuan.

“Setelah mendapatkan bantuan usaha, tahapan selanjutnya yang cukup penting adalah memberikan pelatihan kepada para mustahik,” ujarnya.

Oleh karena itu, selain peluncuran program usaha ZChicken, BAZNAS juga menyelenggarakan pelatihan kepada 30 orang penerima manfaat. Meliputi pelatihan soft skill membangun usaha, pengenalan produk, termasuk cara membuat ayam goreng krispi.

Dengan pelatihan ini peserta diharapkan mampu menciptakan cita rasa terbaik dalam membuat ayam goreng menjadi krispi.

Para penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan dari BAZNAS dengan tujuan meningkatkan hasil usaha agar mereka para mustahik ini bisa berubah menjadi muzaki.

ZChicken merupakan salah satu program BAZNAS RI berupa pemberian bantuan usaha Stock Point ZChicken yang terdiri dari gerobak, pelatihan pembuatan ZChicken dan pendampingan selama satu tahun. (Rudi_Kanalindonesia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita