Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL POLITIK

Bangun Citra Positif Perekonomian, Masyarakat Ingin Airlangga Hartarto Presiden 2024

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Dinamika Kehidupan Masyarakat pasca  pencabutan kebijakan PPKM dan Preferensi Publik terhadap pilihan Politik jelang Pemilu 2024.

Laboratorium Suara Indonesia (LSI) mengelar jejak pendapat terhadap 2150 Warga Negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun keatas di 34  Provinsi . Dengan tujuan untuk mengetahui Dinamika Kehidupan Masyarakat pasca  pencabutan kebijakan PPKM dan Preferensi Publik terhadap pilihan Politik jelang Pemilu 2024.

Albertus Dino .S.FilDirektur Eksekutive Laboratorium Suara Indonesia ( LSI) mengatakan, dalam survei jajak pendapat ini penentuaan sample mengunakan metode multistage random sampling secara proposional, survei mengunakan  alat bantu kuisioner berupa daftar pertanyaan yang akan ditanyakan pada 2150 responden, Jajak pendapat dilakukan dengan metode wawancara tatap muka, sedangkan sampel ditentukan secara acak menggunakan metode multistage random sampling . Dengan Menggunakan metode ini hasil survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,11  persen. Pelaksanan jajak pendapat dimulai sejak tanggal 8 sd 22 Februari 2023.

Hasil Jajak pendapat menemukan beberapa temua diantaranya

Albertus Dino menjelaskan, hasil Jajak Pendapat kepada 2150 Responden menunjukkan 73,9 persen publik puas terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin 69,3 persen.

“Lalu penilaian 2150 responden dalam jajak pendapat terhadap  sektor bidang ekonomi dan kesejahteraan sosial, didapati indikator kepuasan masyarakat yang berada di atas 50 persen. Indikator itu meliputi bantuan modal petani dan nelayan (66,7 persen), penyediaan lapangan pekerjaan dan usaha pasca covid 67,2 persen, pengendalian harga harga barang dan jasa 62,1persen), dan serta mengatasi kemiskinan 60,1 persen, “kata Albertus Dino dalam keterangan tertulis, Kamis (23/2/23).

Selain itu, dalam jajak pendapat ini juga mengambarkan tingkat kepuasan berapa sektor semua berada diatas 50 persen dimana terhadap penanganan  politik dan keamanan 69,9 persen,kemudian terhadap programbkesejahteraan sosial 70,3 persen, penegakan hukum 60,7 persen.

Berdasarkan hasil survei dari 2150 responden sebanyak 88,9% responden ingin dan berharap presiden pada 2024 memiliki kemampuan membuat perubahan dimana Kompetensi tersebut diikuti oleh jejak kemampuan memimpin saat situasi kritis dan membuat kebijakan yang inovatif seperti pada saat adanya pandemik Covid 19 yang berpengaruh terhadap perekonomian dan pendapatan masayarakat kemudian yang ingin presiden dengan kemampuan kolaborasi dengan dunia usaha serta perencanaan dan eksekusi kebijakan masing-masing sebesar 67,9 persen dan 65,7 persen  Menginginkan Kemampuan presiden untuk berkolaborasi di tingkat global.

Dia menjelaskan, dan yang diinginkan oleh 72,6 persen Responden . Kemampuan membuat kebijakan populis dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat seperti program prakerja, bantuan umkm dan pelatihan digital teknologi serta menggerakkan birokrasi sama-sama dan  Sebanyak 19,9% anak muda ingin presiden yang memiliki kemampuan retorika dan persuasi publik.

Terkait tingkat elektoral yang dimiliki oleh  para tokoh yang digadang-gadang sebagai kandidat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Pemilu 2024.

“Menurut hasil survei ini , bursa capres masih didominasi oleh tiga nama yakni Airlangga Hartarto , Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Puan Maharani dan Anies Baswedan, “tuturnya.

Dimana nama Airlangga Hartarto menempati urutan pertama dalam tingkat elektorak tokoh tokoh kandidat capres. Tingkat elektoral Ketua Umum Golkar, itu sebesar 22,7 persen.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita