Lebih lanjut, dia mengatakan, terkait persepsi dan penilaian yang berimbas pada pilihan masyarakat terhadap parpol jika diminta untuk memilih parpol mana yang akan dipilih jika pileg digelar hari ini. Maka pilihan tertinggi pada partai Golkar yang dipilih oleh sebanyak 20,4 persen, kemudian urutan kedua PDI Perjuangan yang dipilih oleh sebanyak 17,8 persen, Gerindra 14,7 persen, Demokrat 7,6 persen, PKS 6,7 persen, Nasdem 6,3 persen, PKB 5,1 persen, Perindo 4,2 persen,PPP 3,2 persen, PAN 2,1 persen, parpol lainnya tingakat keterpilihannya jika digabung hanya 3,8 persenpersen dan yang tidak memilih 8,1 persen.
Dalam penelitian ini penarikan sample dilakukan dengan metode multistage random sampling dan
melibatkan1888 responden yang tersebar di 440 kabupaten/Kota di Indonesia pada 21 Februari 3 Maret 2023.
Kriteria responden yakni warga berumur 17 tahun atau sudah menikah. Sementara itu, margin of error survei ini kurang lebih 2,26 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara itu, Pengamat Politik dan juga Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP UNTIRTA, M Dian Hikmawan menilai survei survei Panel Survei Indonesia terkait kinerja Polri dalam membantu penanggulangan Covid 19 yang mendapat apresiasi dari masyarakat Dian menyebutkan itu sebagai bukti bahwa Polri telah bekerja dengan baik dalam membantu penanganan permasalahan Covid-19.
“Survei PSI itu bukti bahwa masyarakat yang melihat kinerja Polri sebagai institusi yang berhasil dalam membantu pemerintah menangani Covid-19, “ujar M Dian.
Selain itu, kata Dian, selama pemerintahan presiden Jokowi ,polri telah bekerja dengan baik dalam mengatasi keamanan dan persoalan hukum di Inonesia. Hal itu terbukti banyak persoalan yang telah diselesaikan oleh Polri dalam penegakan hukum di masyarakat. Bukti Polri di era pemerintahan Jokowi telah bekerja baik dalam mengatasi masalah hukum,”ujarnya.
Menurut dia, persoalan hukum lain yang terjadi di internal Polri yang dapat diselesaikan seperti kasus Ferdy terhadap brigadir J dimana masyarakat menilai positif atas kinerja polri yang terbuka dan secara adil membongkar para pelaku yang dilakukan oleh oknum polri ini membuat elektabilitas polri tinggi.
“Rasa keadilan dan kepercayaan polri naik elektabilitasnya dimata masyarakat dengan dibongkarnya.
kasus Ferdy Sambo terhadap Brigadir J, ini jadi nilai positif bagi polri dan masyarakat melihat adanya kinerja yang baik serta keadilan dalam hukum,”ucapnya.
Menurut dia, survei PSI juga menunjukkan bahwa Polri telah melakukan kinerjanya yang sangat baik dalam penegakan hukum lainnya tanpa pandang bulu.
“Polri telah melakukan kinerjanya yang sangat baik dalam penegakan hukum lainnya tanpa pandang bulu,”bebernya.
Sementara itu, padangan lain terkait soal kinerja Ketum Partai Golkar atau Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang unggul dalam survei PSI itu sebagai bukti bahwa Airlangga telah berhasil dalam memperkuat perekonomian saat Covid-19 melanda Indonesia.
“Survei PSI sebagai bukti Airlangga Hartarto telah bekerja sebagai Menko perekonomian dalam menghadapi Covid-19,”ucap Dian Hikmawan.
Kata Dian Hikmawan mengungkapkan ketum Golkar itu menjadi unggul di hasil survei PSI, dipilih masyarakat karena ingin Airlangga jadi presiden 2024.
“Airlangga Hartarto unggul di hasil survei PSI, karena masyarakat ingin ketum Golkar itu menjadi presiden 2024,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan elektabilitas Airlangga terus naik karena bukti kinerja yang nyata dalam perekonomian dalam membantu Presiden Jokowi.
“Naiknya Elektabilitas Airlangga karena kerja nyata dalam mengatasi perekonomian dalam membantu Presiden Jokowi,”imbuhnya.
