Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL POLITIK

TBRC : Jadi Simbol Pemersatu, Elektabilitas Airlangga Tertinggi

Hingga Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja mengatakan, bakal membuat Satgas Pengawas Media Sosial demi memberantas disinformasi yang menyebabkan polarsisasi di masyarakat, selama proses pemilu

Sementara itu, menanggapi hasil survei TBRC, terkait kepuasan publik pada pemerintah yang tertinggi terletak pada bidang Ekonomi kemudian Hukum, Politik dan keamanan.

Direktur eksekutif, Research Center for Forensic Accounting (Rcfra) Banten, Bambang Arianto mengatakan, bahwa Airlangga Hartarto berkinerja bagus dalam hal penguatan fundamental ekonomi bangsa bahkan saat pandemi, beliau mengulirkan berbagai program stimulus agar ekonomi nasional kembali pulih.

“Ada prakerja, ada bantuan untuk UMKM sehingga stimulus tersebut jelas mendongrak ekonomi rakyat yang tengah berhenti akibat pandemi,” kata Bambang kepada awak media.

Bambang menjelaskan, Presiden Jokowi telah mempercayai Airlangga yang mampu bangkitkan ekonomi dan melewati krisis ekonomi saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia lalu.

“Berkat kebijakan ekonomi Airlangga, sektor UMKM kita tumbuh meski selama pandemi sangat terpuruk,” kata Bambang.

Bambang melihat suara pengusaha dan masyarakat tentu ingin ada sosok pemimpin yang bisa membuat ekonomi indonesia kian bertumbuh, apalagi saat ini diperlukan kebijakan yang taktis agar ekosistem ekonomi digital semakin bagus dan bisa berkontribusi untuk memperkuat ekonomi rakyat.

“Saya melihat elektabilitas Golkar semakin moncer saat dipegang pak Airlangga. Airlangga bisa bagus dalam pola kepemimpinan, terutama diakar rumput, simpatisan dan bisa menyatukan berbagai faksi yang ada. Kemudian tidak lupa pak airlangga konkret dalam menciptakan kebijakan ekonomi berbasis rakyat,”ungkapnya.

Namun,  kepuasan terhadap Presiden Jokowi, ” saya rasa mayoritas publik puas karena pak jokowi fokus pada penguatan infrastruktur dan pengembangan SDM anak bangsa saat ini. Tetapi kelemahan masih pada koordinasi antar sektor yang terkadang belum jalan. Hal ini yang membuat kebijakan jokowi masih belum berjalan diaras terbawah. Apalagi masih banyak kepala daerah yang belum mampu untuk berkolaborasi,”imbuhnya.

Bambang melihat elektabilitas Golkar semakin moncer saat dipegang  Airlangga.@awn

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita