Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

SMRC: Umumnya Masyarakat Indonesia Memiliki Sikap Negatif pada Israel

Lebih jauh Saiful menjelaskan bahwa, akar dari pandangan bahwa konflik tersebut adalah konflik agama (konflik antara orang Yahudi dan orang Islam) kemungkinan adalah bagian dari cara pandang masyarakat Muslim Indonesia terhadap masyarakat Yahudi. Kemungkinan hal itu berasal dari ortodoksi atau doktrin agama atau berasal dari informasi yang tidak seimbang. Mungkin banyak agitator yang tidak melihat persoalan ini secara lebih objektif.

“Jadi kalau kita kemarin melihat keriuhan tentang rencana kedatangan timnas Israel, itu ada akarnya di dalam masyarakat Indonesia,” urainya.

Bahkan yang resisten bukan hanya kelompok Islam, tapi juga kelompok-kelompok sekuler yang melihat persoalan ini sebagai masalah kemerdekaan sebuah bangsa.

Saiful menyatakan sudah punya perhatian yang cukup lama terhadap sikap masyarakat Indonesia Israel. Konflik antara Israeal dan Palestina sudah begitu lama dan korbannya sudah sangat banyak. Dan kita sebagai bagian dari warga dunia, kata Saiful, mestinya punya perhatian mengenai hal itu. Sampai hari ini, Indonesia hanya mengakui Palestina dan tidak mengakui Israel.

Dasar dari kebijakan ini, menurut Saiful, adalah cinta perdamaian dan tidak menerima penjajahan satu bangsa sata bangsa yang lain dengan alasan apa pun. Itu adalah semangat normatif dari konsititusi. Dan yang menarik, lanjut dia, hal itu disuarakan secara kencang oleh Bung Karno.

Dan alasan Bung Karno, menurut Saiful, adalah tentang kemerdekaan sebuah bangsa, bukan alasan lain seperti agama. Hal tersebut juga terkait dengan konteks Indonesia yang sedang berjuang untuk kemerdekaan ketika itu. (ari)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita