Di pemilih PDIP, Ganjar mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 69.7%. Diikuti Prabowo dengan dukungan 19.4%, dan Anies dengan dukungan 5%.
Di pemilih Gerindra, Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 81.3%. Diikuti Anies dengan dukungan 10%, dan Ganjar dengan dukungan 7.3%.
Di pemilih Golkar, Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 55.4%. Diikuti Anies dengan dukungan 17.5%, dan Ganjar dengan dukungan 14.3%.
Di pemilih PKB, Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 46.2%. Diikuti Anies dengan dukungan 32.7% dan Ganjar dengan dukungan 20.4%.
Di pemilih PKS, Anies mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 60.7%. Diikuti Prabowo dengan dukungan 18.8%, dan Ganjar dengan dukungan 15.6%.
Di pemilih Nasdem, Anies mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 58.5%. Diikuti Ganjar dengan dukungan 17.5%, dan Prabowo dengan dukungan 10.7%.
Di pemilih PAN, Anies mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 48.1%. Diikuti oleh Ganjar (28.3%) dan Prabowo (23.3%).
Di pemilih PPP, Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 48.4%. Diikuti Ganjar (28.7%), dan Anies (20.8%).
Di pemilih Demokrat, Anies mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 40.8%. Diikuti oleh Prabowo (20.1%) dan Ganjar (15.5)
Prabowo menang di partai Gerindra, Golkar, PKB, dan PPP.
Militansi pemilih Partai Gerindra kepada Prabowo lebih tinggi dibanding militansi pemilih PDIP ke Ganjar, dan militansi pemilih Nasdem ke Anies.
Pemilih Gerindra ke Prabowo sebesar 81.3%. Pemilih PDIP ke Ganjar sebesar 69.7%. Sedangkan pemilih Nasdem ke Anies sebesar 58.5%.
Bagian 4: Pertarungan di Media Sosial
Di pemilih yang mempunyai akun facebook, Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 32.2%. Diikuti oleh Ganjar dengan dukungan 30.5% dan Anies dengan dukungan sebesar 27.8%. Prabowo menang di pemilik Facebook.
Di pemilih yang mempunyai email, Prabowo mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 31.0%. Diikuti oleh Anies dengan dukungan 30.7%, dan Ganjar dengan dukungan sebesar 29.0%. Prabowo menang di segmen pengguna email.
Di pemilih yang mempunyai akun Instagram, Ganjar mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 34.7%. Diikuti oleh Prabowo dengan dukungan sebesar 30.5%, dan Anies dengan dukungan sebesar 28.7%. Ganjar menang di segmen pengguna Instagram.
Di pemilih yang mempunyai akun TikTok, Ganjar mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 33.1%, diikuti Prabowo dengan dukungan sebesar 29.8%, dan Anies dengan dukungan sebesar 25.9%. Ganjar menang di TikTok.
Di pemilih yang mempunyai akun Twitter, Anies mendapatkan dukungan tertinggi sebesar 39.1%. Diikuti Ganjar dengan dukungan sebesar 32%, dan Prabowo dengan dukungan sebesar 27.2%. Anies menang di pemilik akun Twitter.
Prabowo menang di Facebook dan Email. Ganjar menang di Instagram dan Tiktok. Anies menang di Twitter.
Twitter lebih banyak diminati kalangan terpelajar. Anies lebih unggul di segmen ini.
Bagian 5: Cawapres dalam Isu Ekonomi
Tiga dari delapan cawapres potensial punya jejak ekonomi, yaitu: Airlangga Hartarto, Erick Thohir, dan Sandiaga S. Uno. Mereka ketiganya adalah cawapres dengan pengalaman pemerintahan yang berhubungan dengan ekonomi juga pengusaha.
Lima cawapres lain tak ada jejak kemampuan ekonomi, yaitu: Mahfud MD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Muhaimin Iskandar, Khofifah Indar Parawansa, dan Said Aqil Siradj. Lima cawapres ini tak berhubungan langsung dengan ekonomi.
Keunggulan Airlangga Hartarto dibanding Erick Thohir dan Sandiaga Uno, disamping pengalaman pemerintahan dan pengusaha, Airlangga Hartarto juga merupakan ketua umum partai terbesar kedua.
Ketika pertarungan isu ekonomi yang paling ditunggu oleh pemilih, cawapres yang memiliki pengalaman dengan isu ekonomi lebih diuntungkan.
