Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Pertarungan Isu Ekonomi Paling Ditunggu di Pilpres 2024

Kesimpulan :

Terdapat sembilan kesimpulan dari rilis LSI Denny JA kali ini.

Pertama, setelah pandemi, pentingnya isu “strong leader untuk tumbuhkan ekonomi” semakin tinggi.

Kedua, Ganjar Pranowo yang bersaing dengan Prabowo untuk populasi umum. Tapi di segmen masyarakat yang mendambakan “isu strong leader tumbuhkan ekonomi,” posisi Ganjar merosot ke nomor 3. Sebaliknya untuk isu “kedekatan dengan media,” posisi Ganjar naik ke nomor satu.

Ketiga, istilah petugas partai melemahkan Ganjar, membuat kesan ia bukan pemimpin pengendali tetapi hanya boneka dari ketum partainya.

Keempat, prosentase orang miskin di Jawa Tengah, yang diatas prosentase kemiskinan di Indonesia, juga melemahkan kesan dan citra Ganjar untuk mampu menumbuhkan ekonomi Indonesia jika ia menjadi presiden.

Kelima, di lima provinsi dengan populasi terbesar, Prabowo menang di tiga provinsi (Jabar, Sumut, Banten). Ganjar menang di dua provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur).

Keenam, Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa menjadi provinsi pertarungan sengit antara relawan Jokowi pro Prabowo versus relawan Jokowi pro Ganjar.

Ketujuh, militansi pemilih Gerindra ke Prabowo (di atas 80%), lebih tinggi daripada militansi pemilih PDIP ke Ganjar (di bawah 70%), dan pemilih Nasdem ke Anies (di bawah 60%)

Kedelapan, Prabowo unggul di pengguna Facebook dan email. Ganjar unggul di penggunan Instagram dan TikTok. Anies unggul di pengguna Twitter.

Kesembilan, Cawapres yang memiliki pengalaman dunia ekonomi, pemerintahan, dan juga pengusaha adalah Airlangga Hartarto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.

Airlangga memiliki sumberdaya tambahan karena ia juga ketua umum partai besar.

Pilpres masih delapan bulan lagi. Dukungan kepada capres masih mungkin naik dan turun. Namun tiga tahun pandemik membuat isu kebangkitan ekonomi dengan pemimpin yang kuat semakin dibutuhkan. Isu ini menguntungkan Prabowo.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita