Sejumlah Wilayah di Jatim Berpotensi Kekeringan, Gubernur Khofifah Pastikan BPBD Jatim Siaga dan Siap Dropping Air Bersih

- Editor

Selasa, 13 Juni 2023 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Memasuki musim kemarau, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawanaa mengimbau kewaspadaan terhadap bencana kekeringan.

Sebagaimana diketahui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyebutkan bahwa, musim kemarau 2023 di Jawa Timur diperkirakan terjadi pada Mei 2023 hingga September 2023. Dimana puncak musim kemarau akan terjadi di bulan Agustus 2023 dan akhir Juli 2023 bagi sebagian wilayah di Jatim.

“Pekan lalu kita sudah melakukan apel Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di Kaliandra Resort, Pasuruan. Namun yang juga kita harus waspadai berikutnya adalah potensi bencana kekeringan,” jelas Gubernur Khofifah. Selasa, (13/6/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini menjadi penting mengingat Inarisk-BNPB menyebutkan bahwa, Jatim memiliki tingkat bahaya kekeringan yang cukup tinggi. Pasalnya, kekeringan di Jawa timur Tahun 2023 berpotensi terjadi di 27 Kabupaten/kota terdiri dari 1.617 dusun, 844 desa/kelurahan dan 221 Kecamatan.

Baca Juga :  Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Estimasi Penduduk terdampak dari kekeringan di Jawa Timur tahun 2023 sebanyak 1.6664.433 jiwa/655.277 KK. Sebanyak 844 desa/kelurahan terbagi dalam 500 kering kritis, 253 kering langka dan 91 kering langka terbatas.

Khofifah menambahkan bahwa, tim gabungan dari BNPB, BPBD, sinergi Pemkab dan Pemkot, serta komunitas relawan telah disinergikan guna memaksimalkan upaya pencegahan maupun penanggulangan bencana kekeringan.

“Melihat penurunan dari kasus Karhutla, kita optimis bahwa kekeringan di Jatim akan bisa ditanggulangi dengan baik. Tentunya dengan gabungan dari BNBP, BPDB, Pemda, dan para relawan,” tandasnya.

Tak hanya itu, BPBD Provinsi Jawa Timur juga sejauh ini telah melaksanakan Dropping Air Bersih ke beberapa Desa Terdampak di Jawa Timur, melalui anggaran APBD Prov. Jawa Timur. Pemberian bantuan berupa Tandon dan Jerigen telah dilakukan 38 daerah dengan rincian sebanyak 350 buah Tandon dan 10.000 buah Jerigen.

Baca Juga :  Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Lebih lanjut, pengiriman air bersih saat ininantara lain telah dilakukan di Kabupaten Situbondo pada 24 Mei 2023 lalu. Pengiriman Air bersih PDAM dilakukan ke lokasi wilayah yang terdampak kekurangan air bersih akibat mesin pompa bor (Sibel) rusak sehingga air tidak dapat mengalir ke rumah warga. Lokasi pengiriman yaitu di Kampung Polay Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa.

Selain itu, saat ini juga sedang berlangsung pengiriman air bersih ke Kabupaten Blitar. Pengiriman Air bersih PDAM ini dilakukan akibat adanya kekurangan air bersih imbas kerusakan saluran air di hulu Sungai Lekso di Desa Tangkil, Kecamatan Mlingi.

“Kita akan terus melakukan mitigasi dan penanganan untuk bencana-bencana di musim kemarau ini, baik antisipasi kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan. Mohon semuanya saling mawas diri dan meningkatkaan kewaspadaan,” tukas Gubernur Khofifah. (ari)

Berita Terkait

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama
Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya
Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:55 WIB

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:48 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:26 WIB

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:45 WIB

Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:02 WIB

Distribusikan 376 Sapi Kurban, PDIP Jatim: Idul Adha Momentum Perkuat Gerakan Bantu Rakyat

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB