Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL POLITIK

Survei PSI : Elektabilitas Airlangga Tinggi, Pengamat Politik Unair Sarankan Nyapres

Sementara itu, hasil penelitian menunjukan jika pemilu digelar hari maka hasil pilihan responden menjadikan Partai Golkar jadi jawara pemilu 2024 yaitu hasilnya Golkar 19,2 persen, PDIP 17,6 persen, Gerindra 17,4 persen, PKB 6,8 persen, Demokrat 6,2 persen, PKS 5,1 persen , Perindo 4,2 persen,  PSI 3,9 persen, PPP 3,1 persen,Nasdem 2.4 persen , PAN 2,3 persen dan Parpol lain dibawah 1 persen dan tidak memilih sebanyak 8,8 persen.

Hasil penelitian ini, memberikan catatan – catatan sebaran suara pemilih Jokowi dan Prabowo dimana pemilih jokowi lebih banyak menjatuhkan pilihan pada Airlangga karena mereka beralasan kemajuan ekonomi diera jokowi karena Airlangga dianggap sukses menjalankan visi misi pembangunan Jokowi dan terlihat juga lebih banyak kerja dibandingkan pencitraan , sedangkan pemilih Jokowi yang memilih Ganjar Pranowo didasarkan pada kesamaan ideologi, suku dengan Jokowi, Sementara kebersamaan Jokowi dan prabowo subianto di setiap even even tidak terlalu berdampak pada pemilih Jokowi untuk memilih Prabowo.

Sementara pemilih Prabowo Subianto yang masih loyal kepada Prabowo Subianto tersisa 32,7 persen saja sedangkan sebanyak 67,3 tersebar ke Airlangga, Anies Baswedan dan yang memilih Ganjar Pranowo pun sangat kecil jumlahnya, begitu juga dengan sebaran pemilih pemula yang diawal pemerintahan periode kedua Jokowi yang dilanda Covid 19 sangat tahu dan mengerti bahwa Airlangga menjadi tokoh yang  diberikan tanggung jawab untuk menanggulangi covid 19 dan memulihkan ekonomi oleh Jokowi , yang dinilai berhasil sehingga pemilih pemula lebih banyak memilih Airlangga Hartarto dibandingkan Prabowo Subianto yang tidak banyak berperan disaat covid karena posisi hanya sebagai Menhan, begitu juga Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang belum teruji secara nasional dalam menangani krisis sosial dan ekonomi akibat Covid 19.

Menanggapi hasil  survei Panel Survei Indonesia (PSI) Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Kalimah Wasis Lestari menilai bahwa hasil survei capres  ini cukup mengejutkan mengingat nama Airlangga Hartarto jarang muncul dalam daftar potensial calon presiden 2024.

“Survei ini menarik untuk dilihat terutama hasil yang menujukkan bahwa Ketum Golkar memiliki elektabilitas tertinggi dalam kontestasi pemilu 2024. Meskipun demikian, terlepas dari hasil survei PSI, saya melihat bahwa ada baiknya Golkar turut mencalonkan Airlangga sebagai capres mengingat Golkar termasuk partai besar dan sudah seyogyanya memiliki kandidat dari partainya sendiri untuk ditampilkan. Akan pula lebih menarik jika menggandeng tokoh populer seperti  Anies atau Ridwan Kamil. Meskipun Anies telah didapuk oleh Nasdem sebagai bacapres 2024, namun dinamika politik sedang dalam putaran yang sangat cepat,” kata Kalimah Wasis Lestari kepada awak media, Senin (19/6/23).

Kalimah mengungkapkan, seharusnya issue ini bisa menjadi daya jual bagi Airlanga Hartarto untuk memenangkan perhatian rakyat. Terutama prestasi ekonomi Indonesia yang berhasil bangkit pasca pandemi.

“Sayangnya, selama ini yang paling banyak muncul di permukaan adalah Sri Mulyani yang menduduki jabatan sebagai Menteri Keuangan. Ailangga perlu untuk menunjukkan sejauh mana aksi yang dilakukan betul-betul berkontribusi dalam perekonomian negara. Selain itu, aktivitas simbolik seperti penghargaan dari Jokowi atas kinerja Airlangga bisa jadi salah satu upaya untuk menggeser lensa yang selama ini lebih menyorot Sri Mulyani ke arah Airlangga Hartarto,”ujar Kalimah.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita