JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Kesuksesan Victim Esports menandingi jawara-jawara esports yang sebelumnya sudah dulu dikenal tidak lepas dari tangan dingin sosok pria bernama Donny Setiawan atau yang dikenal Donnygho.
Ia mengatakan Victim Esports berdiri 10 September 2018 saat booming esports dengan tekad kuat untuk memberikan kesempatan kepada para pemain esports yang tidak memiliki pekerjaan atau telah dipecat dari tim sebelumnya.
“Victim artinya Victory Team. Ide ini muncul dari pengalaman saya memiliki banyak teman dan kenalan di dunia pro player gaming. Saya memulai dari nol hingga dikenal sekarang ini,” ujar Donnygho dalam pernyataan pers di Jakarta, Rabu (28/6/2023)
Ia mengisahkan memulai langkah pertamanya dengan membuka divisi PUBG PC, Free Fire, Mobile Legends, Auto Chess bahkan divisi Dota 2 dan Call of Duty : Mobile. Saat itu turnamen online maupun offline gaming sedang marak di Indonesia.
“Meskipun sebagai pendatang baru, Victim Esport berhasil meraih kemenangan yang membanggakan. Saat itu Victim Esports dianggap kuda hitam tapi bikin lawan ciut,” katanya
Menurutnya, walaupun pendatang baru, tapi sudah mengantongi banyak kemenangan Antara lain peringkat pertama di PUBG Indonesia Series 2019 dan PUBG Lite Squad Tournament Indonesia 2019. Kemudian jawara di Mobile Legends Development League Season 1, Independence Cup 2019, Axis Mobile Legends League Season 2 hingga Mobile Legends: Bang Bang Intercoty Championship.
Bahkan menjadi jawara Predator League – Indonesia Qualifier, PUBG Indonesia Series 2022 hingga PUBG Indonesia Series 2020 – Series 2.
“Harapannya adalah dapat memperluas pengaruh dan meraih kesuksesan di olahraga esports,” katanya.
Donnygho mengakui pihaknya menghadapi kendala seperti ketidakcocokan antar pemain dan kurangnya pengalaman dalam hal branding dan pemasaran. Namun, itu tantangan semua itu dapat diatasi dengan baik.
Selain itu, salah satu nilai yang dijunjung tinggi oleh Victim Esport adalah inklusi dan diversitas. Tim ini memberikan kesempatan bagi para pemain wanita dengan membentuk divisi PUBG Ladies dan Mobile Legends Ladies. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada wanita untuk bersaing dan mengejar impian mereka di dunia esports.
“Victim Esport berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan merangkul diversitas di dalam timnya,” ucapnya
Ia menambahkan, seiring berjalannya waktu, pihaknya membuka cabang baru yang dapat dianggap sebagai “adik” dari tim utama. Langkah ini merupakan upaya Donnygho untuk menjadikan Victim Esport lebih kuat dan berdampak lebih besar di dunia esports.
Donnygho juga aktif di media sosial, terutama Instagram dan TikTok. Bagi pecinta gaming dapat mengikuti kegiatan Donny Setiawan melalui akun Instagram pribadinya @donnsetiawan dan akun resmi Victim Esport @victimesports, serta dapat melihat konten TikTok dengan username @donnygho.
“Semoga Victim Esport menjadi tim esports lebih baik dari sebelumnya ran mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga esports,” tandasnya. (Rudi_Kanalindonesia.com)
