Tinjau Posko Korban Banjir Lahar Dingin Lumajang, Gubernur Khofifah Pastikan Layanan Psikososial dan Dapur Umum Optimal

- Editor

Minggu, 9 Juli 2023 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat bercengkerama dengan korban banjir lahar dingin dan longsor di Lumajang

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat bercengkerama dengan korban banjir lahar dingin dan longsor di Lumajang

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau posko pengungsian bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor yang berada di Balai Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Minggu (09/7/2023).

Sesampainya di lokasi, dengan didampingi Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono, dan beberapa kepala OPD terkait, Gubernur Khofifah langsung menyapa dan memberikan suntikan semangat bagi ratusan pengungsi yang didominasi oleh warga Sumber Kajar.

Serta, memberikan paket bantuan sosial sebanyak 200 paket sembako. Dan bantuan spesifik bagi lansia dan ibu menyusui sebanyak 200 paket.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara khusus, Gubernur Khofifah juga meninjau tenda Pos Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang didirikan Dinas Sosial Pemprov Jatim. Di sana, terdapat puluhan anak yang mendapatkan bantuan trauma healing dan hiburan yang telah disiapkan oleh para petugas.

LDP sendiri dikelola oleh tim gabungan dari Tagana dan Peksos yang tergabung dalam Jatim Sosial Care Dinsos. LDP ini tidak hanya melayani anak-anak tetapi juga para korban rentan lainnya seperti lansia dan ibu hamil/ menyusui.

“Siapa namanya ini? Sudah kelas berapa?, cita-citanya ingin jadi apa?,” tanya Khofifah kepada beberapa anak.

Baca Juga :  Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak

Sejumlah anak pun menyahuti pertanyaan Khofifah dengan beragam jawaban dan penuh semangat. Ada yang ingin menjadi TNI, polisi, dan juga pemadam kebakaran.

“Luar biasa, kalian harus rajin belajar. Mudah-mudahan cita-citanya diijabah Allah SWT, orangtuanya sehat, banyak rezeki dan bisa mengantar sekolah setinggi-tingginya, dan semua sehat,” pesannya seraya diamini oleh pengungsi.

Suasana pun kian bersemangat kala Gubernur Khofifah membagikan sejumlah mainan dan peralatan sekolah.

“Mudah-mudahan bencana ini segera tertangani dan anak-anak dapat kembali sekolah dan beraktivitas seperti sediakala,” jelasnya.

Untuk memastikan ketersedian dan kelayakan makanan bagi pengungsi, Gubernur Khofifah juga meninjau dapur umum yang didirikan Dinsos Jatim. Bahkan, dirinya juga berdialog dengan petugas terkait stock logistik dan proses pengolahan makanan. Para petugas mengatakan, dalam sehari disiapkan sebanyak 3000 bungkus makanan untuk 3 kali makan para pengungsi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia akibat longsor di Lumajang. Para korban tersebut merupakan satu keluarga atas nama Galih Adi Perkasa (23), Candra Agustina (20), dan Galang Naendra Putra (4 bulan).

Baca Juga :  Momen Hari Donor Darah Sedunia 2024, Khofifah Apresiasi Pendonor Darah di Seluruh Dunia

Kepada ahli waris, Gubernur Khofifah memberikan secara langsung santunan total sebesar Rp 30 juta rupiah.

“Innalillahiwainnailaihi rojiun, semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan serta kesabaran,” bebernya.

Di akhir, Gubernur Khofifah menekankan agar masyarakat tidak perlu kuatir dan panik karena semua kebutuhan para pengungsi telah disiapkan.

“Saya imbau agar tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Saat ini utamakan keselamatan, dan ikuti instruksi dari pihak petugas agar aman dan selamat,” tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Jatim per Minggu 9 Juli, akibat bencana banjir lahar dingin dan longsor ini tercatat sebanyak 1.038 warga mengungsi di 18 titik pengungsian.

Sebagaimana diketahui, sebelumya Gubernur Khofifah juga telah menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) bidang kesehatan, TAGANA, serta berbagai bantuan logistik dan obat-obatan ke lokasi bencana di Lumajang yang dipimpin oleh Ka. BPBD dan juga Sekdaprov Jawa Timur. Selain itu, juga koordinasi dengan PLN untuk percepatan pemulihan jaringan listrik. (ari)

Berita Terkait

Pencarian Korban Longsor di Tambang Pasir, Polres Lumajang Kerahkan Unit K9
Update Longsor Lumajang, Tim Gabungan Kembali Temukan Satu Korban Meninggal Dunia
Longsor Lumajang, Satu Orang Meninggal Dunia
Update Longsor dan Lahar Dingin di Wilayah Gunung Semeru, 3 Warga Meninggal Dunia
Said Basalamah, Anggota Pembina Yayasan Fastabiqul Khairat Lumajang Diadili
Banjir Lumajang, Tiga Jembatan Rusak
Khofifah Gelar Pasar Murah untuk Warga Lumajang, Jadi Upaya Tingkatkan Daya Beli Masyarakat di Bulan Ramadhan
Panen Pisang Bersama Petani Millenial Lumajang, Khofifah Dorong Ekstensifikasi Lahan Agar Bisa Penuhi Kebutuhan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 6 Juni 2024 - 12:57 WIB

Pencarian Korban Longsor di Tambang Pasir, Polres Lumajang Kerahkan Unit K9

Rabu, 5 Juni 2024 - 22:22 WIB

Update Longsor Lumajang, Tim Gabungan Kembali Temukan Satu Korban Meninggal Dunia

Rabu, 5 Juni 2024 - 06:22 WIB

Longsor Lumajang, Satu Orang Meninggal Dunia

Sabtu, 20 April 2024 - 09:53 WIB

Update Longsor dan Lahar Dingin di Wilayah Gunung Semeru, 3 Warga Meninggal Dunia

Jumat, 19 April 2024 - 07:10 WIB

Said Basalamah, Anggota Pembina Yayasan Fastabiqul Khairat Lumajang Diadili

Jumat, 19 April 2024 - 06:56 WIB

Banjir Lumajang, Tiga Jembatan Rusak

Minggu, 24 Maret 2024 - 17:13 WIB

Khofifah Gelar Pasar Murah untuk Warga Lumajang, Jadi Upaya Tingkatkan Daya Beli Masyarakat di Bulan Ramadhan

Sabtu, 23 Maret 2024 - 17:42 WIB

Panen Pisang Bersama Petani Millenial Lumajang, Khofifah Dorong Ekstensifikasi Lahan Agar Bisa Penuhi Kebutuhan Ekspor

KANAL TERKINI