Himbauan KAI DAOP 7 Madiun: Masyarakat agar Tidak Membakar Sampah, Ilalang atau Tanaman Bekas di Sekitar Rel Kereta Api

- Editor

Rabu, 16 Agustus 2023 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: PT KAI Daop 7 Madiun menghimbau kepada warga masyarakat supaya tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di sekitar jalur kereta api. Termasuk aktivitas membakar sampah, ilalang, rumput maupun dahan padi bekas panen. Pasalnya, kegiatan tersebut bisa menimbulkan gangguan pada perjalanan kereta api.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto menyampaikan, jika terjadi kebakaran yang berdekatan dengan jalur KA, Masinis KA yang melewati lokasi tersebut akan mengurangi kecepatan kereta apinya, bahkan sampai berhenti, untuk memastikan bahwa dampak kebakaran tersebut tidak akan mengganggu rangkaian KA nya. Yang kemudian melaporkan kepada pusat pengendali perjalanan KA, untuk disampaikan kepada unit terkait serta KA – KA yang akan melewati selanjutnya.

Selain asap yang dapat menghalangi pandangan masinis KA,  api dari pembakaran sampah/ ilalang tersebut juga dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api, mengingat BBM yang ada di lokomotif, rangkaian, ataupaun jika terdapat kereta api barang yang membawa muatan yang mudah terbakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supriyanto menjelaskan dalam dua minggu terakhir di wilayah Daop 7 Madiun terdapat laporan dari masinis bahwasanya telah terjadi 3 kebakaran yang berdekatan dengan jalur kereta api. Penyebab terjadinya kebakaran di jalur KA antara lain membakar sampah ataupun ilalang, sehingga sampai mendekati jalur KA. Selain itu juga, dapat terjadi karena membuang putung rokok yang sembarangan sehingga membuat rumput/ ilalang yang sudah kering terbakar.

Baca Juga :  Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

“KAI tentunya tidak membenarkan tindakan tersebut, mengingat saat ini musim kemarau dan kering yang dibarengi dengan angin kencang. Tindakan sembarangan membakar, membuang sampah dan membuang puntung rokok di jalur KA, akan sangat membahayakan bagi keselamatan perjalanan KA,” tegas Supriyanto.

Kejadian kebakaran yang dilaporkan di wilayah Daop 7 Madiun terjadi pada tanggal 13 Agustus 2023 terjadi kebakaran rumput didekat  jalur KA antara Stasiun Sumobito- Kertosono, dan antara Stasiun Kedunggalar – Stasiun Walikukun pukul 15.10 WIB.

Dan pada hari Selasa (15/08/2023), pukul 16.29 WIB, di lokasi Km 137+9 s.d 138+0 antara Stasiun Bagor – Saradan telah terjadi kebakaran tanaman di dekat jalur KA. Akibat kejadian tersebut asap dari kebakaran membuat pandangan masinis terganggu dan api sangat membayakan perjalanan KA yang mengangkut BBM, sehingga perjalanan KA  berhenti di jalur pada km 137+7 antara Stasiun Bagor – Saradan menunggu pemadaman api oleh petugas.

Baca Juga :  Berusaha Kabur, Dua Pencuri Hewan Ternak di Blitar Dihadiahi Timah Panas

Manager Humas Daop 7 Madiun, Supriyanto menjelaskan kebakaran yang terjadi di kanan kiri jalur kereta api antara Stasiun Bagor – Saradan, merupakan kebakaran rumput, dan ilalang yang membuat api cukup besar. Setelah mendapat laporan tersebut, petugas dari stasiun Bagor dan Saradan menuju ke lokas kejadian dan melakukan pemadaman api. Api berhasil dipadamkan dan perjalanan kereta api BBM dapat berlanjut, namun mengalami keterlambatan.

KAI sekali lagi mengimbau masyarakat untuk tidak  melakukan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di sekitar jalur kereta api dan juga meminta masyarakat untuk turut membantu keselamatan perjalanan KA. Hal ini seperti tercantum dalam UU no.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 173, berbunyi: Masyarakat wajib ikut serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan perkeretaapian.

“PT KAI berkomitmen untuk tetap menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA, beserta penumpang dan barang yang diangkutnya,” pungkas Supriyanto.

Berita Terkait

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris
Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten
Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu
Berusaha Kabur, Dua Pencuri Hewan Ternak di Blitar Dihadiahi Timah Panas
Lakukan Pemeriksaan di Terminal Gayatri Tulungagung, Polisi Temukan Sopir Bus Positif Narkoba
Pulang Halal Bihalal Mobil Cary Tertabrak Kereta Argo Semeru di Perlintasan KA Wonosari
Tokoh Lintas Elemen Datang Halal Bi Halal ke Jemursari, Khofifah: Gugurkan Haqqul Adami Kembali Jadi Pribadi yang Fitri
Polresta Malang Ringkus Kurir Ganja 42 Kg

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 19:51 WIB

Khofifah Isi Libur Lebaran dengan Momong Cucu ke Jatim Park 2 Batu, Kenalkan Satwa Sembari Nikmati Kuliner Legendaris

Minggu, 14 April 2024 - 16:39 WIB

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 April 2024 - 09:15 WIB

Aksi Pasukan Drogban Polres Magetan di Tanjakan Sarangan-Cemoro Sewu

Sabtu, 13 April 2024 - 17:21 WIB

Berusaha Kabur, Dua Pencuri Hewan Ternak di Blitar Dihadiahi Timah Panas

Jumat, 12 April 2024 - 18:18 WIB

Lakukan Pemeriksaan di Terminal Gayatri Tulungagung, Polisi Temukan Sopir Bus Positif Narkoba

Jumat, 12 April 2024 - 17:05 WIB

Pulang Halal Bihalal Mobil Cary Tertabrak Kereta Argo Semeru di Perlintasan KA Wonosari

Kamis, 11 April 2024 - 15:47 WIB

Tokoh Lintas Elemen Datang Halal Bi Halal ke Jemursari, Khofifah: Gugurkan Haqqul Adami Kembali Jadi Pribadi yang Fitri

Kamis, 11 April 2024 - 05:10 WIB

Polresta Malang Ringkus Kurir Ganja 42 Kg

KANAL TERKINI

KANAL TRAVEL

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:39 WIB

KANAL SIDOARJO

Open House Bupati Sidoarjo, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:39 WIB

KANAL SULAWESI

Longsor Tana Toraja, 14 Orang Meninggal dunia

Minggu, 14 Apr 2024 - 16:25 WIB