Gerai Baru, Batik Motif dan Warna Khas Nusantara Disuguhkan Galeri Hadinata

- Editor

Minggu, 27 Agustus 2023 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Penuh kreasi dan berani. Inilah yang tergambar pada batik nusantara yang ada di dalam galeri Batik Hadinata. Tak hanya bermain motif, namun warna yang cerah dan kekinian turut menghiasi batik-batik di galeri milik Albert Pratama ini.

Pria yang juga menjabat Direktur Hadinata ini mengatakan, pihaknya memiliki komitmen untuk melestarikan kearifan lokal Batik dengan ragam corak. Oleh karenanya, di galeri miliknya, secara umum menjual batik nusantara namun tetap  mengedepankan pakem Jawa seperti motif Kawoong, Parang dan lainnya.

“Kita lebih fokus ke anak muda dimana ada varian slim fit, lalu ada warna-warna yang cukup cerah, modern, tidak umum yang tidak seperti orang dulu yang dimana batik itu hanya warna coklat dan hitam, kami berani memakai warna cerah seperti hijau, pink, warna biru muda, kami berani melakukan itu,” ujar Albert disela pembukaan Gerai Batik Hadinata ke lima di Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Dia menambahkan dipilihnya Surabaya untuk membuka gerai kelima bukan tanpa alasan. Menurutnya jumlah customer dari kota Pahlawan cukup banyak. Sebab itu pihaknya mendekati Arek Suroboyo sembari memperkenalkan produk yang dimiliki.

“Kami mendekati pelanggan supaya mudah menemukan kita, maka kita buka di Surabaya. Ini galeri pertama kita di Jatim, surabaya, kemarin 2022 fokus di online dulu, di 2023 kita mulai berani buka toko offline. Kami ada komplit, ada batik printing dan tulis,” ujarnya.

Baca Juga :  Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Albert menyebut pihaknya menawarkan produk unggulan dengan berbagai promo spesial price. “Harga yang kita bidik tidak terlalu mahal antara Rp250 ribu sampai Rp500 ribu, saya pikir masih terjangkau lah,” terangnya.

Meski demikian ia tetap tak melupakan tempatnya berasal. Batik-batik khas Kota Solo pun, turut menghiasi galeri-galeri miliknya. (Ady_kanalindonesia.com)

Berita Terkait

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama
Peternak di Ponorogo Ini Tak Menyangka Dua Sapinya Dibeli Presiden Indonesia untuk Qurban
Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov
Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:55 WIB

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:48 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Minggu, 16 Juni 2024 - 05:26 WIB

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Sabtu, 15 Juni 2024 - 22:01 WIB

Gebrakan Dewan Kesenian Ponorogo, Bentuk Ekosistem Budaya Berbasis Research

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:34 WIB

Tes Parameter Jadi Acuan Kesiapan Atlet Jelang Porkab dan BK Porpov

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:20 WIB

Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:45 WIB

Ikhtiar Ciptakan SDM Unggul, Bappenas RI Tingkatkan Peran Pendidikan Keagamaan Islam

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB