Jatim KLB Polio, Ketua DPD RI Minta Pemprov Ambil Langkah Komprehensif

Editor : ARSO - Rabu, 17 Januari 2024 - 11:26 WIB

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Kasus polio di Jawa Timur kini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan langkah komprehensif agar kasus tersebut tidak semakin menular.

“Saya tegaskan Pemprov Jatim untuk melakukan tindakan cepat, terukur dan menyeluruh, baik dalam penanganan kasus polio yang sedang terjadi maupun langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir korban selanjutnya. Ini harus menjadi perhatian, ” kata LaNyalla, Rabu (17/1/2024).

Menurut LaNyalla, kasus polio tidak boleh dianggap remeh. Selain penyebarannya cepat, polio dapat menyebabkan kelumpuhan bersifat permanen.

Baca Juga :  BNNP Jateng Amankan Mahasiswa Pengedar Narkoba

“Meskipun jarang sekali kasus polio menyebabkan kematian, namun dampak penyakit ini sangat besar. Polio bisa menyebabkan kelumpuhan atau kecacatan seumur hidup. Hal ini pada akhirnya akan mengurangi produktivitas hidup seseorang,” tukas LaNyalla.

Di sisi lain, Senator asal Jawa Timur itu juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta mengikuti imunisasi. Karena polio tidak bisa diobati, menurutnya pencegahan adalah hal mutlak untuk dilakukan.

“Kepada masyarakat bisa melakukan antisipasi penyebaran polio dengan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Perlu juga meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi. Terakhir, jangan lupa melakukan vaksinasi secara lengkap yang sudah banyak difasilitasi oleh pemerintah,” pesannya.

Baca Juga :  S3 Manajemen FEB Unitomo Luluskan Doktor Pertama Kalinya

Kasus polio di Jatim ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah ditemukan 11 anak yang terjangkit virus polio. Dari hasil surveilans, bahwa 9 anak terjangkit di antaranya tidak menunjukkan gejala atau dalam kondisi sehat. Namun saat cek feses ternyata terdapat virus polio. Dua anak lainnya, di Sampang dan Pamekasan baru diketahui terjangkit polio lantaran kondisinya sakit dan kini sudah mendapatkan pendampingan untuk menjalani terapi.(*)

Share :

Baca Juga

KANAL BIROKRASI

Presiden Jokowi Lantik AHY dan Hadi Tjahjanto

KANAL HEALTH

BPJS Kesehatan Surabaya Jamin Kesehatan Petugas Penyelenggara Sebelum dan Sesudah Pemilu 2024
istimewa

KANAL NASIONAL

Berita Duka, Ibu Mertua Hasto Kristiyanto Meninggal dunia

DAERAH

KPU Pamekasan Pastikan Tidak Akan Ada Pemungutan Suara Ulang Pemilu 2024-kanalindonesia

KANAL NASIONAL

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Nyoblos di TPS 10 Gambir, Jakarta Pusat-kanalindonesia

KANAL NASIONAL

KPK Tuntut Dadan Tri Yudianto 11 Tahun 5 Bulan-kanal indonesia

KANAL NASIONAL

Kementerian ATR/BPN Serahkan Kembali Sertipikat Tanah Keluarga Nirina Zubir-kanal indonesia

KANAL NASIONAL

KPK Periksa Dua Saksi Dugaan Korupsi Pengadaan APD