Tolak Hak Angket Pemilu 2024, Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Pacitan, BERGERAK !!!-kanalindonesia

- Editor

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Masa yang menamakan Aliansi Peduli Demokrasi menggelar aksi di kawasan titik 0 Km Pacitan menyampaikan aspirasi terhadap wacana Hak Angket atas dugaan kecurangan pemilu 2024 oleh DPR RI, dalam tuntutannya itu secara tegas menolak adanya Hak Angket kecurangan pemilu 2024.

Hal ini cukup prihatin dengan munculnya wacana tersebut sebab melukai demokrasi bangsa dan merasa kasihan terhadap anggota KPPS yang sudah berjuang demi kesuksesan pemilu 2024.

Zainal Arifin Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Pacitan,mengatakan, jika terjadi  persengketaan hasil pemilu, seharusnya diselesaikan lewat Mahkamah Konstitusi (MK) Pengalaman menunjukkan bahwa semua persengketaan tersebut diselesaikan oleh MK secara adil sesuai waktu yang tersedia dan sudah ada jalur khusus yang ditentukan oleh UU 8/2012 tentang Pemilihan Umum dalam menyelesaikan sengketa hasil pemilu.

“setiap kontestan pemilu, baik pilpres maupun pileg berhak mengajukan gugatan. Sehingga yang perlu disiapkan adalah bukti-bukti dugaan kecurangan sebelum diajukan ke MK, dan ” Kami Tolak Hak Angket Pemilu 2024 ” karena tidak masuk akal dan tidak masuk akal dalam logika hukum, suara DPR yang bertentangan degan suara rakyat adalah adalah penghianatan, rakyat berhak menolak ” yang penting Bukti-bukti itu kuat dan jangan hanya menuduh curang akan tetapi buktinya hanya narasi saja,” kilas Zaenal, pada Sabtu 24/2/2024.

Baca Juga :  Polda Jatim Tahan 2 Petinggi PT MBS, Kasus Tipu Gelap Kerugian Senilai Rp 11 Miliar

Zaenal menambahkan, menolak hak angket agar tidak ada lagi silang sengketa di tengah masyarakat. Adapun kekurangan yang ada, akan diperbaiki ke depannya. 

“Tetapi jangan sampai membuat isu-isu yang mungkin bisa meresahkan masyarakat. Jadi bagi kami, hak angket enggak perlu,” pungkasnya. (LC)

Berita Terkait

Update Longsor dan Lahar Dingin di Wilayah Gunung Semeru, 3 Warga Meninggal Dunia
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Ketua LSM Gempar Laporkan CV Langgeng Sejahtera ke APH
Motor Korban Tenggelam di Driyorejo Ditemukan, Diduga Korban Terseret Arus
Klarifikasi AFCO dari Berita Sidak PJ Bupati Jombang Temukan Mamin Kadaluarsa
Ancaman AI Terhadap Stabilitas Ketenagakerjaan, Begini Kata Pakar Unair
Musim Hajatan Pascalebaran, Jasa Dekorasi Lamaran dan Nikahan di Jombang Banjir Pesanan
Polda Jatim Tahan 2 Petinggi PT MBS, Kasus Tipu Gelap Kerugian Senilai Rp 11 Miliar
Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres 2024, Khofifah : Insya Allah Prabowo-Gibran Menang

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 09:53 WIB

Update Longsor dan Lahar Dingin di Wilayah Gunung Semeru, 3 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 20 April 2024 - 09:44 WIB

Diduga Buang Limbah Sembarangan, Ketua LSM Gempar Laporkan CV Langgeng Sejahtera ke APH

Jumat, 19 April 2024 - 20:06 WIB

Motor Korban Tenggelam di Driyorejo Ditemukan, Diduga Korban Terseret Arus

Jumat, 19 April 2024 - 20:02 WIB

Klarifikasi AFCO dari Berita Sidak PJ Bupati Jombang Temukan Mamin Kadaluarsa

Jumat, 19 April 2024 - 16:36 WIB

Ancaman AI Terhadap Stabilitas Ketenagakerjaan, Begini Kata Pakar Unair

Jumat, 19 April 2024 - 13:45 WIB

Musim Hajatan Pascalebaran, Jasa Dekorasi Lamaran dan Nikahan di Jombang Banjir Pesanan

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Polda Jatim Tahan 2 Petinggi PT MBS, Kasus Tipu Gelap Kerugian Senilai Rp 11 Miliar

Jumat, 19 April 2024 - 12:03 WIB

Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres 2024, Khofifah : Insya Allah Prabowo-Gibran Menang

KANAL TERKINI

KANAL PERISTIWA

Koops Habema Berhasil Lumpuhkan OPM yang Serang Pos Paro

Sabtu, 20 Apr 2024 - 06:32 WIB