Geledah Kantor PT Taspen, Berikut yang Disita KPK

- Editor

Senin, 11 Maret 2024 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Tim penyidik KPK menyita dokumen, barang bukti elektronik (BBE), dan catatan keuangan saat dilakukan penggeledahan di dua kantor berbeda terkait perkara dugaan korupsi investasi fiktif di PT. Taspen pada Jumat (8/3/2024) lalu.

Kedua kantor itu yang digeledah penyidik KPK yaitu Kantor PT Taspen di Jakarta Pusat dan Kantor pihak swasta yang berada di Office 8 Building SCBD, Jakarta Selatan.

“Pada penggeledahan di dua lokasi tersebut, tim penyidik menemukan dokumen, BBE dan catatan keuangan yang diduga ada kaitanya dengan perkara tersebut,” ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK.Ali Fikri, Minggu (10/3/2024) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait perkara ini, tim penyidik lembaga antirasuah juga telah menggeledah lima lokasi berbeda di wilayah Jakarta pada Kamis (7/3/2024) lalu.

Lokasi yang digeledah yaitu dua rumah kediaman yang berada di daerah Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur; dan satu rumah kediaman yang berada di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Kemudian, sebuah rumah yang berada di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, serta satu unit tempat tinggal yang berada di Belleza Apartemen, Jakarta Selatan.

Dari penggeledahan tersebut, tim juga menemukan dan mengamankan barang bukti lain diantaranya berupa dokumen-dokumen maupun catatan investasi keuangan, alat elektronik, dan sejumlah uang dalam pecahan mata uang asing.

Tim penyidik selanjutnya akan menganalisis temuan barang bukti tersebut. Temuan-temuan ini juga akan dikonfirmasi kepada para saksi-saksi yang akan segera dipanggil.

“Segera disita sebagai barang bukti berkas perkara,” tegas Ali Fikri.

Dalam penyidikan perkara ini, lembaga antirasuah menduga telah menyebabkan  kerugian keuangan negara mencapai ratusan miliar rupiah.

Jumlah kerugian keuangan tersebut, saat ini tengah dilakukan penghitungan real oleh tim penyidik.

Disisi lain, KPK juga telah menetapkan sejumlah orang yang menjadi tersangka atas tindakan merugikan keuangan negara tersebut.

Berita Terkait

Menkumham Terima Gelar Adat kerajaan Gowa
Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034
Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina
Mantan Kapolres Cirebon Kota 2002-2005 Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Keluarga Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar
Buka Forum Tingkat Tinggi Modal Alam Biru, Dirjen PKRL:  Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Laut Bukan Tempat Sampah, KKP Gelar Aksi Bersih di Minahasa
Wamenhan M. Herindra Hadiri Perayaan Festa della Repubblica 2024, Begini Pesannya

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:28 WIB

Menkumham Terima Gelar Adat kerajaan Gowa

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:21 WIB

Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:32 WIB

Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Senin, 10 Juni 2024 - 15:41 WIB

Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:35 WIB

Mantan Kapolres Cirebon Kota 2002-2005 Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Keluarga Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar

Minggu, 9 Juni 2024 - 07:38 WIB

Buka Forum Tingkat Tinggi Modal Alam Biru, Dirjen PKRL:  Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:28 WIB

Laut Bukan Tempat Sampah, KKP Gelar Aksi Bersih di Minahasa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:34 WIB

Wamenhan M. Herindra Hadiri Perayaan Festa della Repubblica 2024, Begini Pesannya

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Jun 2024 - 22:46 WIB