Polisi Nyatakan Tidak Ada Kriminalisasi Kasus Pemalsuan Sertifikat Tanah di Pamekasan

- Editor

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Polisi menyatakan tidak ada Kriminalisasi terkait kasus pemalsuan sertifikat tanah yang menjerat Bahriah (60), seorang nenek di Pamekasan. Dijelaskan sebelumnya, Bahriah ditetapkan sebagai tersangka usai dilaporkan oleh keponakannya, Sri Suhartatik, warga Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan ini ke polisi.

Bahriyah dituding sengaja melakukan balik nama sertifikat tanah seluas 1.802 milik Fathollah Anwar, ayah Suhartatik. Selain Bahriah, polisi juga menetapkan Syarif Usman, mantan Lurah Gladak Anyar, Kabupaten Pamekasan, sebagai tersangka pada perkara yang sama.

Baca Juga :  KPK Jadwalkan Panggil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Jum'at Lusa

Kasus tersebut kemudian muncul ke publik dengan berbagai kabar miring, menyebut jika Bahriah kondisinya memprihatinkan karena tidak bisa melihat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin saya lihat di beberapa pemberitaan itu ada pemberitaan yang diantaranya adalah bahwa salah satu yang diduga tersangka ini adalah seorang yang buta matanya ternyata tidak,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga :  Polsek Simokerto Amankan Remaja Gengster, Ibunya Menangis dan Pingsan

Isu yang berkembang juga menyebut bahwa perkara telah dikriminalisasi oleh aparat penegak hukum. “Berkembang juga seolah-olah ada kriminalisasi di situ,” lanjutnya.

Berita Terkait

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn
Ratusan Pemudik Program Balik Gratis Polres Ponorogo Diantar Tiga Bus Mewah
Resmikan IKA Unair Chapter Australia, Khofifah Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Antara Alumni dengan Almamater Unair
Begal Payudara di Sidoarjo Keok Diamankan Polisi
Pasca Libur Panjang Lebaran, Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Pamekasan Membludak
Semua Bupati Sidoarjo dari 2000 sampai Sekarang Jadi Tersangka KPK, Berikut Kasus yang Menjeratnya
Dari 20 Kandidat, Timsel KPU Ponorogo akan Tentukan 10 Nama
KPK Jadwalkan Panggil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Jum’at Lusa

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 17:50 WIB

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn

Kamis, 18 April 2024 - 15:20 WIB

Ratusan Pemudik Program Balik Gratis Polres Ponorogo Diantar Tiga Bus Mewah

Kamis, 18 April 2024 - 14:00 WIB

Resmikan IKA Unair Chapter Australia, Khofifah Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Antara Alumni dengan Almamater Unair

Kamis, 18 April 2024 - 13:28 WIB

Begal Payudara di Sidoarjo Keok Diamankan Polisi

Kamis, 18 April 2024 - 10:46 WIB

Pasca Libur Panjang Lebaran, Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Pamekasan Membludak

Kamis, 18 April 2024 - 10:37 WIB

Semua Bupati Sidoarjo dari 2000 sampai Sekarang Jadi Tersangka KPK, Berikut Kasus yang Menjeratnya

Kamis, 18 April 2024 - 09:49 WIB

Dari 20 Kandidat, Timsel KPU Ponorogo akan Tentukan 10 Nama

Rabu, 17 April 2024 - 22:53 WIB

KPK Jadwalkan Panggil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Jum’at Lusa

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Kasau Pimpin Sertijab Delapan Pejabat Utama TNI AU

Kamis, 18 Apr 2024 - 19:59 WIB

KANAL BANGKALAN

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn

Kamis, 18 Apr 2024 - 17:50 WIB

KANAL SIDOARJO

Begal Payudara di Sidoarjo Keok Diamankan Polisi

Kamis, 18 Apr 2024 - 13:28 WIB