Lantik Pengurus PW Muslimat NU Bangka Belitung, Khofifah Pesankan Pentingnya Peran Ibu dalam Bangun Ketahanan Keluarga

- Editor

Senin, 1 April 2024 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, KANALINDONESIA.COM:  Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa melantik Pengurus Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bhakti 2023-2028 di Pangkal Pinang, Minggu (31/3/2024) sore.

Pelantikan ini cukup istimewa karena juga dihadiri oleh Pj Gubernur Babel Dr Safrizal ZA, M.Si dan juga didampingi oleh Sekda Babel Dr Naziarto, SH, MH.

Diisi pula dengan pemberian santunan pada 45 anak yatim dan juga 25 lansia dhuafa, rangkaian pelantikan pengurus PW Muslimat NU Bangka Belitung ini terasa semakin hangat karena dibalut dengan acara buka puasa bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, secara khusus Khofifah menyampaikan sejumlah hal. Yang pertama yaitu terkait pentingnya peran ibu dalam membangun ketahanan keluarga. Yang mana hal ini juga sejalan dengan tema Harlah Muslimat NU yang Ke-78 yakni Membangun Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Nasional.

“Tema ini menjadi tema Harlah Muslimat yang ke-78. Dimana, salah satu referensinya adalah Surat Annisa ayat 9 yang saya sering tekankan pada pengurus Muslimat NU tidak boleh kalau tidak hafal, hafal sekaligus mengamalkan,” kata Khofifah.

Arti dari ayat tersebut yaitu ‘Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya’

“Bahwa Allah memperingatkan kita agar takut untuk meninggalkan generasi yang lemah. Lemah itu bisa macam-macam, bisa lemah iman bisa lemah fisik, bisa lemah ekonomi, bisa lemah solidaritas sosial dan seterusnya,” tegasnya

Baca Juga :  Megawati Soekarnoputri Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK

Untuk itu, ia secara khusus berpesan agar seluruh jajaran Muslimat NU, dan juga jajaran organisasi perempuan di Indonesia untuk melihat betapa besar peran penting ibu dalam menyiapkan generasi yang kuat.

“Tapi bahwa yang namanya parenting itu adalah tugas bersama-sama. Dan ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak harus menjadi yang terdepan dalam menyiapkan generasi yang kuat,” urai Khofifah.

“Bahwa ibu berperan penting dalam membangun ketahanan keluarga, menyiapkan anak-anaknya memiliki ketahanan iman, ketahanan ekonomi, juga ketahanan sosial dalam menghadapi dinamika kehidupan lokal, regional, nasional hingga global,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini, Khofifah juga memberikan sederet pesan pada pengurus PW Muslimat NU Bangka Belitung dan seluruh jajaran pengurus cabang yang hadir. Yaitu bagaimana seorang pemimpin memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif.

“Bagi pengurus yang baru dilantik, yang ingin saya sampaikan pengurus Muslimat NU harus memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif. Sesuai pesan Imam Al Ghazali, beliau membagi satu komunitas menjadi empat kelompok. Dan ini pasti akan ditemukan di dalam organisasi yang ibu pimpin baik di PW maupun PC,” tegas Khofifah.

Yang pertama adalah kelompok Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri yaitu kelompok yang dia tahu bahwa dia punya kemampuan. Maka untuk menghadapi kelompok atau anggota ini, Khofifah meminta agar pengurus untuk mendorong kemampuan yang dimiliki agar bisa bermanfaat sebesar-besarnya untuk umat.

Baca Juga :  Mahkamah Konstitusi Terima 23 Pengajuan Amicus Curiae

Kemudian kategori yang kedua adalah Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri yaitu dia tidak tahu bahwa dia mampu. Jika ada yang seperti ini Khofifah meminta agar jajaran pengurus untuk mengidentifikasi agar kemampuan yang mereka miliki bisa tereksplor dengan maksimal.

Kelompok yang ketiga adalah Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri yaitu seseorang tahu bahwa dirinya tidak mampu. Jika ada yang seperti ini, maka Khofifah berpesan agar pengurus Muslimat NU untuk memberikan kesempatan pada mereka untuk belajar. Karena bukan tidak mungkin ketika sudah punya ilmunya, maka sejatinya mereka bisa jauh lebih berkembang.

“Yang keempat adalah kelompok Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri yaitu Seseorang yang Tidak Tahu bahwa dia tidak punya kemampuan. Kadang yang seperti ini selalu merasa lebih tahu, selalu merasa memiliki ilmu yang sudah cukup, padahal ia tidak tahu bahwa sesungguhnya ia tidak tahu. Maka jika ada yang semacam ini saya pesan Muslimat NU untuk bijak dan mengarahkan agar mereka bisa memiliki kemampuan untuk bisa memberikan banyak pengabdian untuk umat,” pungkas Khofifah. (Ari)

Berita Terkait

Mahkamah Konstitusi Terima 23 Pengajuan Amicus Curiae
IALA Hingga Habib Rizieq Ajukan Diri Jadi “Amicus Curiae” MK
Tim Hukum Tiga Pasangan Capres dan KPU Serahkan Kesimpulan Sidang PHPU Presiden
Megawati Soekarnoputri Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Forum Mahasiswa dan Aktivis Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi
KPK Tetapkan Tersangka Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali
KPK Akan Klarifikasi LHKPN Jaksa yang Dilaporkan Dugaan Peras Saksi
Dewan Kehormatan PWI Pusat: Bantuan BUMN untuk Kegiatan UKW Harus Diterima Utuh

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 05:21 WIB

Mahkamah Konstitusi Terima 23 Pengajuan Amicus Curiae

Kamis, 18 April 2024 - 05:12 WIB

IALA Hingga Habib Rizieq Ajukan Diri Jadi “Amicus Curiae” MK

Selasa, 16 April 2024 - 23:29 WIB

Tim Hukum Tiga Pasangan Capres dan KPU Serahkan Kesimpulan Sidang PHPU Presiden

Selasa, 16 April 2024 - 23:18 WIB

Megawati Soekarnoputri Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK

Selasa, 16 April 2024 - 14:52 WIB

Forum Mahasiswa dan Aktivis Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi

Selasa, 16 April 2024 - 10:25 WIB

KPK Tetapkan Tersangka Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali

Minggu, 14 April 2024 - 08:50 WIB

KPK Akan Klarifikasi LHKPN Jaksa yang Dilaporkan Dugaan Peras Saksi

Sabtu, 6 April 2024 - 20:35 WIB

Dewan Kehormatan PWI Pusat: Bantuan BUMN untuk Kegiatan UKW Harus Diterima Utuh

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Kasau Pimpin Sertijab Delapan Pejabat Utama TNI AU

Kamis, 18 Apr 2024 - 19:59 WIB

KANAL BANGKALAN

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn

Kamis, 18 Apr 2024 - 17:50 WIB