12 Hari Operasi Pekat Semeru 2024, Polda Jatim Tangkap 2.897 Tersangka

- Editor

Rabu, 3 April 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 2.897 tersangka tindak kejahatan dalam Operasi Pekat Semeru 2024 berhasil diamankan Polda Jawa Timur. Selama 12 hari, para tersangka tindak kejahatan itu merupakan dari ungkap target operasi maupun non target operasi (TO).

Dari ungkap target operasi ada 488 kasus dengan 542 tersangka. Diantaranya perjudian 175 kasus, 191 tersangka, narkoba 99 kasus dengan 116 tersangka, premanisme 59 kasus dengan 81 tersangka.

Kasus prostitusi sebanyak 55 kasus dengan 58 tersangka, miras 54 kasus 54 tersangka. Kemudian handaktau petasan sebanyak 31 kasus dengan 35 tersangka serta pornografi 7 tersangka dari 7 kasus.

Sedangkan non target operasi ada 2020 kasus dengan 2335 tersangka. Meliputi miras sebanyak 1287 kasus dengan 1298 tersangka.

Premanisme 331 kasus, 420 tersangka, narkoba 308 kasus, 364 tersangka dan perjudian 127 kasus dengan 159 tersangka. Sementara prostitusi 48 kasus dengan 57 tersangka dan petasan sebanyak 44 kasus dengan 55 tersangka. Pornografi 2 kasus, 2 tersangka.

“Yang paling dominan yakni ungkap miras 1341 kasus dan juga narkoba 407 kasus,” kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, (3/4).

Baca Juga :  Gelar Media Gathering, Ketua KPU Pamekasan: Media Adalah Fasilitator Suksesnya Pemilu

Sementara barang bukti, diungkapkan Imam yakni uang tunai Rp 148.898.000, handphone 497 buah, miras ilegal 20.181 botol dan 4443,8 liter, serbuk handak 87,58 kilogram, mercon petasan 6.662 buah, dan sumbu ledak 487 buah.

“Barang bukti yang dimusnahkan (yaitu) miras ada 5.330 botol atau sekitar 7.000 liter, sabu ada 156,3799 gram, ganja ada 11.350,24 gram, ekstasi ada 9808 butir dan okerbaya 339 ribu butir,” ungkap Imam. **

Reporter: Ady_kanalindonesia.com

Berita Terkait

Edarkan Sabu, Sejoli Diringkus Satresnarkoba Polres Lamongan
SIWO PWI Kediri Siapkan Atlet di Ajang PORWANAS XIV Banjarmasin
Perburuan Koleksi Museum Peradaban Ponorogo Dimulai, Terbaru Fadli Zon Gallery Sudah Dikunjungi, Ini Hasilnya
Kasus Vina Cirebon, Masyarakat dan Netizen Harus Cerdas, Jangan Sebar Opini Hoax yang Tidak Sesuai Fakta
Jembatan Gantung Penghubung Dua Masjid Bersejarah di Ponorogo Resmi Beroperasi, Simak Pesan Kang Giri
Ratusan Warga Lamongan Ikuti Gowes dan Baksos di Harlah ke-90 GP Ansor
DF Bersama YBSI- RMI NU JATIM Gelar Baksos Peduli Ponpes ke 71 di Ponpes Abu Dzarrin di Bojonegoro
Polsek Wringinanom Bantu Warga ngecor Dak Masjid Baitul Akbar di Sumberame Gresik

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 23:27 WIB

Edarkan Sabu, Sejoli Diringkus Satresnarkoba Polres Lamongan

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:20 WIB

SIWO PWI Kediri Siapkan Atlet di Ajang PORWANAS XIV Banjarmasin

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:37 WIB

Perburuan Koleksi Museum Peradaban Ponorogo Dimulai, Terbaru Fadli Zon Gallery Sudah Dikunjungi, Ini Hasilnya

Minggu, 19 Mei 2024 - 17:53 WIB

Jembatan Gantung Penghubung Dua Masjid Bersejarah di Ponorogo Resmi Beroperasi, Simak Pesan Kang Giri

Minggu, 19 Mei 2024 - 17:27 WIB

Ratusan Warga Lamongan Ikuti Gowes dan Baksos di Harlah ke-90 GP Ansor

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:29 WIB

DF Bersama YBSI- RMI NU JATIM Gelar Baksos Peduli Ponpes ke 71 di Ponpes Abu Dzarrin di Bojonegoro

Minggu, 19 Mei 2024 - 15:31 WIB

Polsek Wringinanom Bantu Warga ngecor Dak Masjid Baitul Akbar di Sumberame Gresik

Minggu, 19 Mei 2024 - 10:10 WIB

Video Mahasiswa Mesum di Surabaya Viral, Masih Diselidiki Pihak Kampus

KANAL TERKINI

KANAL LAMONGAN

Edarkan Sabu, Sejoli Diringkus Satresnarkoba Polres Lamongan

Minggu, 19 Mei 2024 - 23:27 WIB

KANAL KEDIRI

SIWO PWI Kediri Siapkan Atlet di Ajang PORWANAS XIV Banjarmasin

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:20 WIB