Dok, KPU Tetapkan Pasangan Prabowo-Gibran sebagai Capres-Cawapres Terpilih

- Editor

Rabu, 24 April 2024 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar rapat pleno dengan agenda penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pilpres 2024, yaitu paslon no urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2024-2029 dalam pemilihan umum tahun 2024,” ucap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) Hasyim Asy’ari di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu(24/04/2024).

Hasyim menjelaskan, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih 96.214.691 suara atau 58,59% dari total suara sah nasional dan memenuhi sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

“Demikian berita acara ini dibuat dalam 24 rangkap dan masing-masing rangkap ditandatangani oleh Ketua dan Anggota KPU,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, MK menolak permohonan sengketa hasil Pilpres 2024 yang diajukan pasangan capres cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Putusan ini dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang putusan perkara Nomor 1/PHPU.PRES-XXII/2024 di Gedung MK, Jakarta, Senin (22/4/2024).

Namun, tiga dari delapan hakim konstitusi yang memutus perkara ini menyatakan ketidaksetujuannya atau pendapat berbeda (dissenting opinion). Dalam gugatannya ke MK, baik Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud sama-sama meminta agar Prabowo-Gibran didiskualifikasi, dan digelar pemungutan suara ulang.

Baca Juga :  Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Sebelumnya, Anggota KPU RI Idham Holik mengatakan penetapan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih paling lambat 3 hari setelah pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai perselisihan hasil pemilu sesuai dengan Pasal 4 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2024.

Dia menjelaskan penetapan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagaimana pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (22/4) yang menolak seluruh permohonan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dalam sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024.

Berita Terkait

Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru
Dikunjungi Jajaran Dynamic Design Korea Selatan, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Pembangunan Pabrik Cetakan Ban di Cirebon
Penyidik KPK Sita Mobil Pajero yang Diduga Disembunyikan Kerabat SYL di Tanah Kosong di Makasar
Presiden Jokowi Tekankan Peran Penting BPKP Kawal Kesinambungan Pembangunan
Panggil Azis Syamsudin, KPK Konfirmasi Terkait Penerimaan Fasilitas dari Petugas Rutan
Catatan HUT ke-51 HNSI: Budaya Makan Ikan Belum Maksimal, Padahal Hasil laut Melimpah
Mantan Kabareskrim Polri Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina
Home Industry Pil Psikotropika di Surabaya Digerebek Ditresnarkoba Polda Jatim, Amankan 6,7 Juta Butir dan 9Kg Sabu

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:54 WIB

Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:58 WIB

Dikunjungi Jajaran Dynamic Design Korea Selatan, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Pembangunan Pabrik Cetakan Ban di Cirebon

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:23 WIB

Penyidik KPK Sita Mobil Pajero yang Diduga Disembunyikan Kerabat SYL di Tanah Kosong di Makasar

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:03 WIB

Presiden Jokowi Tekankan Peran Penting BPKP Kawal Kesinambungan Pembangunan

Rabu, 22 Mei 2024 - 15:14 WIB

Panggil Azis Syamsudin, KPK Konfirmasi Terkait Penerimaan Fasilitas dari Petugas Rutan

Rabu, 22 Mei 2024 - 07:48 WIB

Catatan HUT ke-51 HNSI: Budaya Makan Ikan Belum Maksimal, Padahal Hasil laut Melimpah

Selasa, 21 Mei 2024 - 23:13 WIB

Mantan Kabareskrim Polri Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina

Senin, 20 Mei 2024 - 16:31 WIB

Home Industry Pil Psikotropika di Surabaya Digerebek Ditresnarkoba Polda Jatim, Amankan 6,7 Juta Butir dan 9Kg Sabu

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:34 WIB

KANAL NASIONAL

Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:54 WIB