KPK Dalami Temuan LHKPN Dua Pejabat Miliki Aset Kripto Miliaran Rupiah

- Editor

Rabu, 24 April 2024 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa LHKPN dua pejabat yang melaporkan aset berupa mata uang kripto dengan nilai miliaran rupiah.

“Saat ini saya sedang memeriksa LHKPN dua orang punya aset kripto miliaran. Masing-masing individu punya miliar,” kata Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan.

Dia juga menerangkan LHKPN tersebut adalah laporan periodik tahun 2023, yang dilaporkan pada 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pahala menyampaikan hal itu saat menindaklanjuti pertanyaan terkait Presiden Jokowi yang telah memberikan arahan agar bergerak cepat dalam mengusut tindak pidana pencucian uang yang salah satunya menggunakan aset cryptocurrency.

Mantan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tersebut enggan mengungkapkan dari instansi mana kedua pejabat tersebut, namun dia menerangkan dua pejabat tersebut berdinas di instansi yang berkaitan dengan urusan keuangan.

“Orang keuangan pokoknya, saya kan juga orang keuangan yang bekerja dekat-dekat uang. Pokoknya mereka lebih canggih,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah harus dua atau tiga langkah lebih maju dalam memperkuat regulasi dan transparansi dalam menegakkan hukum yang tanpa pandang bulu, serta pemanfaatan teknologi.

Sebab, pola-pola baru berbasis teknologi dalam TPPU perlu diwaspadai. Di antaranya crypto currency, asset virtual, NFT, kemudian aktivitas lokapasar, elektronic money, AI yang digunakan untuk otomasi transaksi dan sebagainya.

Berita Terkait

Curi Sepeda Motor, Polisi Ringkus Pelaku Warga Suruh
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pegawai Kejari Tanjung Perak Jalani Tes Urine
Kapolres Pamekasan Prihatin Bahaya Narkoba Serang Pemuda Pamekasan
Puluhan Wartawan Hadang Kapolres Pamekasan di Pintu Masuk Makopolres Setempat
Polres Pamekasan Sumbang Enam Titik Sumur Bor Untuk Kebutuhan Air Bersih Masyarakat
Curi Emas Tetangga Seberat 50 Gram, Perempuan Muda Pamekasan Diringkus Polisi
Kejati Jatim Selidiki Dugaan Korupsi PT.INKA, Terkait Proyek di Luar Negeri
Penjual Pil Koplo Asal Pasuruan Ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Usai Ambil Paket di Bus AKAS

Berita Terkait

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:21 WIB

Curi Sepeda Motor, Polisi Ringkus Pelaku Warga Suruh

Kamis, 4 Juli 2024 - 19:32 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pegawai Kejari Tanjung Perak Jalani Tes Urine

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:36 WIB

Kapolres Pamekasan Prihatin Bahaya Narkoba Serang Pemuda Pamekasan

Senin, 1 Juli 2024 - 13:52 WIB

Puluhan Wartawan Hadang Kapolres Pamekasan di Pintu Masuk Makopolres Setempat

Selasa, 25 Juni 2024 - 23:00 WIB

Polres Pamekasan Sumbang Enam Titik Sumur Bor Untuk Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:49 WIB

Curi Emas Tetangga Seberat 50 Gram, Perempuan Muda Pamekasan Diringkus Polisi

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:31 WIB

Kejati Jatim Selidiki Dugaan Korupsi PT.INKA, Terkait Proyek di Luar Negeri

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:42 WIB

Penjual Pil Koplo Asal Pasuruan Ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Usai Ambil Paket di Bus AKAS

KANAL TERKINI