Bupati Semarang Apresiasi Pegawai Disdikbudpora Bantu Siswa Kurang Mampu

- Editor

Rabu, 15 Mei 2024 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN, KANALINDONESIA.COM : Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi para pegawai yang membantu siswa kurang mampu lewat dana zakat infak dan sedekah(ZIS). Hal itu diungkapkannya saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Kantor Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Selasa(14/5/2024).

“Setiap bulan di saat kita gajian, sisihkan sebagian uang untuk membantu anak-anak melalui BAZNAS Kabupaten Semarang atau UPZ. Langkah itu sangat mendukung upaya peningkatan sumber daya manusia unggul, yang menjadi salah satu program unggulan daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Disdikbudpora Budi Riyanto menuturkan, dana ZIS dikumpulkan oleh unit pengumpul ZIS (UPZIS) di instansi yang dipimpinnya. Setiap bulan, dana yang dikumpulkan selalu mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dana ZIS disetorkan ke BAZNAS, lalu sebagian dikembalikan ke UPZIS untuk diserahkan kepada pihak yang berhak menerima. Penyaluran dana ZIS semacam ini memberikan motivasi kepada para pegawai untuk menyumbangkan sebagian pendapatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya

Menurutnya, Bantuan uang tunai diserahkan senilai total Rp 82,8 juta. Jumlah tersebut dibagi untuk 66 siswa SD dan 15 siswa SMP.

“Selain itu ada bantuan untuk tujuh unit musala di tujuh sekolah. Juga bantuan kantin sehat di enam Korwilcam senilai Rp 4,05 juta berupa kompor dan etalase,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya
Herjuna Satriatmaja Widayat Ambil Formulir Bacalon Bupati Semarang Lewat Gerindra
Bupati Semarang Ingatkan Pejabat Hati-Hati Mengelola APBD
Sering Mondar-mandir di Muara Sungai, Akhirnya Ular Sanca Tertangkap Warga
Ratusan Kapal Nelayan Tidak Bisa Melaut, Ini Penyebabnya
Udang Kipas Jadi Alternatif Nelayan Pemalang Pada Saat Tidak Bisa Melaut.
Seadoo Safari Semarang Gelar Kompetisi Kejuaraan Balap Jetski
Geger, Warga Ambarawa Tewas Seusai Mandi Air Panas di Derekan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:56 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:04 WIB

Herjuna Satriatmaja Widayat Ambil Formulir Bacalon Bupati Semarang Lewat Gerindra

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:59 WIB

Bupati Semarang Ingatkan Pejabat Hati-Hati Mengelola APBD

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:23 WIB

Sering Mondar-mandir di Muara Sungai, Akhirnya Ular Sanca Tertangkap Warga

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:18 WIB

Ratusan Kapal Nelayan Tidak Bisa Melaut, Ini Penyebabnya

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:10 WIB

Udang Kipas Jadi Alternatif Nelayan Pemalang Pada Saat Tidak Bisa Melaut.

Selasa, 21 Mei 2024 - 05:55 WIB

Seadoo Safari Semarang Gelar Kompetisi Kejuaraan Balap Jetski

Selasa, 21 Mei 2024 - 05:44 WIB

Geger, Warga Ambarawa Tewas Seusai Mandi Air Panas di Derekan

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:34 WIB

KANAL NASIONAL

Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:54 WIB