Kabar Bahagia, Pemerintah Hapus Masa Kerja Sistem Kontrak PPPK

- Editor

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat membuka Orientasi PPPK Angkatan 1-8 Tahun 2024 di BPSDM Prov Jatim

Foto : Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat membuka Orientasi PPPK Angkatan 1-8 Tahun 2024 di BPSDM Prov Jatim

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Kabar bahagia bagi pegawai PPPK, bahwasanya pemerintah menghapus masa kerja sistem kontrak PPPK yang selama ini diterapkan.

Presiden Jokowi telah resmi merombak masa kerja sistem kontrak PPPK yang semula antara 1 hingga 5 tahun, menjadi usia pensiun PPPK sebagaimana diatur dalam UU ASN No 20 Tahun 2023.

Dengan dirubahnya masa kerja sistem kontrak PPPK ini sudah, pemerintah telah menjamin masa depan PPPK dan semakin mirip dengan keistimewaan PNS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu diketahui bahwa masa kerja PPPK hanya antara 1 hingga 5 tahun tercantum dalam Pasal 4 Peraturan PANRB Nomor 70 Tahun 2020.

Masa kerja sistem kontrak 1 hingga 5 tahun dirombak Presiden Jokowi dikarenakan sudah terbitnya UU ASN terbaru yaitu UU ASN Nomor 20 Tahun 2023.

Di dalam UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 ini mengatur masa kerja PPPK sampai usia pensiun PPPK.

Batas usia pensiun ini perlu diketahui dan dimengerti oleh seluruh PPPK agar ke depanya bisa mengetahui kegiatan setelah masa kerja PPPK habis.

Batas usia pensiun PPPK secara resmi sudah ditetapkan oleh Presiden Jokowi di tahun 2023 dan batas usia pensiun PPPK sudah diwajibkan harus dipatuhi, sesuai aturan dalam UU ASN No 20 Tahun 202.

Dengan mengetahui masa jabatanya tersebut, diharapkan para PPPK sudah merencanakan ataupun mempersiapakan aktivitas baru setelah masa pensiunan.

Berita Terkait

Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034
Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina
Mantan Kapolres Cirebon Kota 2002-2005 Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Keluarga Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar
Buka Forum Tingkat Tinggi Modal Alam Biru, Dirjen PKRL:  Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Laut Bukan Tempat Sampah, KKP Gelar Aksi Bersih di Minahasa
Wamenhan M. Herindra Hadiri Perayaan Festa della Repubblica 2024, Begini Pesannya
Siap Perkuat Kerja Sama Melalui Pelatihan dan Intelijen, BNN RI Terima Kunjungan AFP

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:21 WIB

Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:32 WIB

Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Senin, 10 Juni 2024 - 15:41 WIB

Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:35 WIB

Mantan Kapolres Cirebon Kota 2002-2005 Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Keluarga Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar

Minggu, 9 Juni 2024 - 07:38 WIB

Buka Forum Tingkat Tinggi Modal Alam Biru, Dirjen PKRL:  Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:28 WIB

Laut Bukan Tempat Sampah, KKP Gelar Aksi Bersih di Minahasa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:34 WIB

Wamenhan M. Herindra Hadiri Perayaan Festa della Repubblica 2024, Begini Pesannya

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:09 WIB

Siap Perkuat Kerja Sama Melalui Pelatihan dan Intelijen, BNN RI Terima Kunjungan AFP

KANAL TERKINI

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM-Warga menikmati suasana Pantai Wisata Jumiang, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024).Capaian PAD wisata tahun 2022 hanya berkisar 37,49 persen, atau setara dengan Rp33 juta. Sedangkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp90 juta. Pada tahun 2023 kembali mengalami hal yang lebih parah, dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp710 juta, hanya dicapai Rp4,19 persen, atau setara dengan Rp29 juta, PAD yang ditetapkan sekitar  Rp100 juta di tahun 2024 akan dicapai 100 persen selama setahun. Foto/KI/S Kurniawan

KANAL FOTO

Target PAD Sektor Wisata Pamekasan

Kamis, 13 Jun 2024 - 23:11 WIB