MADIUN, KANALINDONESIA.COM: KA Kahuripan yang merupakan salah satu KA keberangkatan dari Daop 7 Madiun dengan relasi Blitar- Kiaracondong hingga saat ini masih menjadi pilihan Favorite pengguna jasa KA dari wilayah Daop 7 Madiun.
Pada masa nataru 2024/2025 Daop 7 madiun sendiri menyiapkan 5 KA keberangkatan terdiri dari 4 KA keberangkatan regular dan 1 kereta tambahan yaitu :
- KA Bangunkarta dengan relasi Jombang – Pasarsenen dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 680 tempat duduk,
- KA Brantas dengan relasi Blitar – Pasarsenen dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 582 tempat duduk,
- KA Singasari dengan relasi Blitar – Pasarsenen dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 680 tempat duduk,
- KA Kahuripan dengan relasi Blitar – Kiaracondong dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 742 tempat duduk.
- KA Brantas Tambahan dengan relasi Blitar – Pasarsenen dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 680 tempat duduk.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelasakan hingga tanggal 28 Desember 2024 jam 07.30 atau hari ke 10 masa nataru 2024/2025 telah terjual sebanyak 78.811 tiket dari kapasitas 60.552 tempat duduk untuk keberangkatan dari Daop 7 Madiun. Mulai tanggal 19 Des 2024 s/d 5 Jan 2025 dan tentunya jumlah tiket terjual masih akan terus bertambah seiring masih berjalannya penjualan pada masa nataru ini.
KA Kahuripan menjadi KA dengan jumlah penjualan tertinggi sebanyak 23.754 Tiket atau rata rata 178 % dari kapasitas tempat duduk KA Kahuripan.
KA Kahuripan yang beroperasi pertama kali pada 26 juli 1995 dengan relasi Pasarsenen – Kediri melewati Kiaracondong merupakan kereta api kelas ekonomi yang namanya diambil dari kerajaan Kahuripan di jawa timur yang didirikan oleh raja Airlangga di tahun 1009.
KA Kahuripan sempat mengalami beberapa kali perubahan relasi dari mulai Kediri – Pasarsenen (melalui Kiaracondong), kemudian berubah relasi menjadi Kediri – Padalarang , selanjutnya diperpendek relasinya menjadi Kediri – Kiaracondong hingga akhirnya pada 1 April 2017 perjalanan KA Kahuripan berubah relasi menjadi Blitar – Kiaracondong.
Meskipun KA kahuripan menjadi KA dengan jumlah pengguna jasa terbanyak dari Daop 7 Madiun namun sejumlah KA keberangkatan Daop 7 lainnnya juga memiliki okupansi yang cukup baik, tercatat pada masa nataru 2024/2025 jumlah pengguna KA keberangkatan Daop 7 lainnya mencapai 51.759 dengan rincian :
- Singasari relasi Blitar- Pasarsenen terjual 10.206 tiket atau rata rata okupansi 118 % dari kapasitas yang disediakan
- Brantas relasi Blitar- Pasarsenen terjual 11.157 tiket atau rata rata okupansi 107 % dari kapasitas yang disediakan
- Bangunkarta relasi Jombang – Pasarsenen terjual 14.644 tiket atau rata rata okupansi 120 % dari kapasitas yang disediakan
- Brantas tambahan relasi Blitar- Pasarsenen terjual 15.752 tiket atau rata rata okupansi 129 % dari kapasitas yang disediakan
Tingginya jumlah penggunajasa KA pada masa nataru ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Kami sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat dengan menggunakan jasa layanan keretaapi selama ini, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak untuk kelancaran operasional kereta api juga menjadi hal yang sangat penting.

