Selain itu ia mengaku ada juga program pengurangan kemiskinan ekstrem. Program ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
“Dan ada pula program penguatan harmoni sosial, serta program tata kelola pemerintahan yang bersih, dari KKN,” kata Abah Warsubi.
Ia menegaskan bahwa hal ini bukan tugas mudah. Tapi langkah pertama telah diayunkan. Dan seperti kata pepatah Jawa, “Sapa nandur bakal ngunduh.” Siapa yang menanam, kelak akan menuai. Abah Warsubi telah menanam, kini Jombang menanti panennya.(Tim)

