Di kesempatan yang sama, Khofifah melakukan penanaman seremonial Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) berupa bibit pohon maja. Sementara, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional Kementerian Kehutanan RI dan Bupati Mojokerto menanam pohon pule.
“Apa yang kita tanam akan jadi sedekah oksigen kita. Satu pohon tertentun bisa saja berumur 200 tahun, bahkan cemara udang bisa 500 tahun umurnya padahal umur kita tidak sampai segitu. Maka semakin banyak kita tanam pohon di bumi ini, semakin banyak sedekah kita oksigen ,” katanya.
Lebih lanjut, Khofifah juga menyempatkan diri meninjau lokasi Forest Education Day/Perbenihan Tanaman Hutan. Di sana, ia tampak bercengkrama dengan sekitar 20 siswa-siswi SMP yang menjadu peserta dalam acara tersebut. Ia juga meninjau 12 stand produk unggulan Kelompok Tani Hutan/Kelompok Usaha Perhutanan Sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Alat Ekonomi Produktif (AEP) bagi sejumlah Kelompok Tani Hutan/Kelompok Perhutanan Sosial. Kemudian melepas secara simbolis ekspor komoditas kehutanan senilai Rp5.049.643.032,66 dengan tujuan juan Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, dan Malaysia.(Tim)

