Tim SAR Gabungan Kerahkan Anjing Pelacak K9 Cari Korban Longsor Bandung Barat

Tim SAR Gabungan Kerahkan Anjing Pelacak K9 Cari Korban Longsor Bandung Barat

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Tim SAR Gabungan memperkuat operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dengan mengerahkan enam ekor anjing pelacak (K9) pada hari ketiga pencarian, Senin (26/01/2026). Langkah ini bertujuan untuk mempercepat deteksi titik keberadaan korban di bawah timbunan material tanah yang luas.

Polri menerjunkan unit K9 tersebut dari Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri. Kehadiran anjing pelacak ini menjadi instrumen penting di lapangan mengingat area terdampak tertutup material longsor yang cukup tebal.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kolaborasi antara penggunaan teknologi, alat berat, dan unit satwa merupakan strategi optimal dalam kondisi medan yang sulit.

“Polri mengerahkan anjing pelacak (K9) dalam membantu upaya percepatan proses pencarian korban. Sebanyak 6 anjing dari detasemen K9 Unit SAR Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri dikerahkan guna memastikan seluruh titik yang diduga terdapat korban dapat terjangkau lebih cepat,” ujar Abdul Muhari.

Selain unit K9, tim gabungan juga menambah kekuatan armada alat berat. Pada hari ketiga ini, petugas mendatangkan dua unit ekskavator tambahan, sehingga total terdapat lima ekskavator berukuran sedang yang beroperasi di zona pencarian.

Pemilihan ekskavator berukuran sedang tersebut didasarkan pada pertimbangan teknis terkait kondisi tanah. Material longsor yang masih lunak dan labil memaksa tim untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan personel agar tidak terjadi longsor susulan saat alat berat bekerja.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal melakukan penyisiran . Selain fokus pada pencarian, pemerintah daerah dan instansi terkait juga tetap memprioritaskan penanganan warga terdampak di pengungsian guna menjamin terpenuhinya kebutuhan logistik dan kesehatan.(Fey)