Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL LUMAJANG

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1 Kilometer
istimewa

LUMAJANG, KANALINDONESIA.COM: Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak pada Kamis (5/2/2026). Petugas mencatat erupsi tersebut terjadi sebanyak lima kali sejak pagi hari dengan intensitas kolom abu tebal berwarna putih hingga kelabu yang mengarah ke sisi tenggara.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, Mukdas Sofian, mengonfirmasi bahwa aktivitas vulkanik ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter.

Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini status gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih bertahan pada Level III (Siaga).

“Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu setinggi 1.000 meter. Kami mencatat kolom abu bergerak ke arah tenggara dan status gunung tetap pada level Siaga,” ujar Mukdas Sofian dalam laporan tertulisnya, Kamis (5/2/2026).

Menyikapi peningkatan aktivitas ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi warga dan wisatawan.

Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak.

Di luar jarak tersebut, warga juga diminta menjauh dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hujan.

Selain itu, pihak berwenang melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru guna menghindari bahaya lontaran batu pijar.

PVMBG mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama pada aliran Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita