MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau kesiapan sarana dan prasarana di Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman pada Jumat (6/2). Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur di kedua situs bersejarah tersebut yang diproyeksikan menjadi destinasi wisata religi terintegrasi di Kota Madiun.
Dalam kunjungannya, Bagus menyisir seluruh sudut kawasan, mulai dari fasilitas utama masjid hingga area pendukung di sekitar makam kuno. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota memprioritaskan perbaikan serta pemeliharaan infrastruktur demi menjamin kenyamanan para peziarah dan wisatawan.
“Kami akan melakukan uji coba atau trial sebelum bulan Ramadhan untuk melihat bagian mana saja yang perlu disempurnakan,” ujar Bagus di sela-sela peninjauan.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Bagus mencatat beberapa poin yang memerlukan perbaikan segera, antara lain penataan lapak pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penyediaan kantong parkir yang lebih memadai. Pemerintah Kota Madiun berencana mulai mengujicobakan kawasan wisata ini dalam sepekan ke depan setelah proses penyempurnaan digarap.
Lebih lanjut, Bagus menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah untuk menata sasaran wisata religi ini secara maksimal. Ia meyakini bahwa integrasi Masjid Kuno Kuncen dan Masjid Kuno Taman tidak hanya akan menjadi daya tarik wisata sejarah dan religi, tetapi juga mampu memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.
“Kami ingin mengenalkan sejarah Madiun melalui kunjungan ke masjid dan makam kuno ini. Target utamanya adalah meningkatkan perekonomian wilayah setempat,” pungkasnya. (Ist)

