“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebenarnya sudah bekerja maksimal melakukan perbaikan jalan. Tetapi karena titik kerusakan cukup banyak, tentu semua membutuhkan proses,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan di kawasan Lingkar Timur salah satunya dipicu tingginya intensitas kendaraan besar dengan muatan berat yang melintas setiap hari.
“Di Lingkar Timur banyak kendaraan besar dengan muatan berat, sehingga jalan lebih cepat mengalami kerusakan,” katanya.
Sebagai upaya penanganan, pemerintah daerah berencana melanjutkan program pengecoran jalan tahap kedua pada tahun ini dengan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Insyaallah tahun ini akan ada pengecoran tahap kedua, mulai dari titik pengecoran tahap pertama hingga ke kawasan Mal Pelayanan Publik Sidoarjo. Mudah-mudahan bisa segera dikerjakan,” pungkasnya.
Di tengah kesedihan yang masih membekas, kehadiran Wakil Bupati di rumah duka setidaknya memberi sedikit penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Sebuah kunjungan sederhana, namun meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga Kasiadi yang sedang berduka. (*)
Editor : Irwan

