Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL TUBAN

Mahasiswa Tuban Desak Evaluasi MBG saat Aksi di Gedung DPRD

Mahasiswa Tuban Desak Evaluasi MBG saat Aksi di Gedung DPRD
Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Tuban menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Tuban, Kamis (18/6/2026). Foto: Najib

TUBAN, KANALINDONESIA.COM: Aksi unjuk rasa mewarnai halaman Gedung DPRD Tuban, Kamis (18/6/2026). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Tuban membakar ban dan spanduk sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Aksi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum menuju kantor legislatif, massa lebih dulu menggelar orasi di Bundaran Patung Letda Sucipto.

Setelah tiba di depan Gedung DPRD Tuban, mahasiswa bergantian menyampaikan tuntutan. Asap hitam sempat membumbung dari pembakaran ban dan spanduk di depan gerbang kantor dewan.

Mahasiswa yang berasal dari PMII, IMM, dan GMNI itu membawa sejumlah isu nasional dalam demonstrasi tersebut.

Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka meminta alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen tidak terdampak oleh pelaksanaan program tersebut.

Massa juga mendesak pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai upaya memperkuat pemberantasan korupsi.

Selain itu, mahasiswa menyoroti program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka meminta pemerintah membuka skema mitigasi risiko secara transparan agar program tersebut tidak membebani anggaran desa.

Revisi Undang-Undang Polri turut menjadi perhatian. Massa menilai perluasan kewenangan kepolisian perlu dikaji secara cermat.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita