“Di Indonesia ini masih ada puluhan ribu anak yang putus sekolah. Hal-hal krusial yang menyangkut hajat hidup pendidikan seperti inilah yang mutlak harus diprioritaskan,” tandasnya.
Senada, Ketua IMM Tuban, Prastyo, meminta pemerintah lebih serius memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah.
“Kalau Pemkab Tuban benar-benar punya niat baik untuk membenahi diri, seharusnya mereka bisa lebih fokus dan serius memperbaiki sektor pendidikan kita,” cetus Prastyo.
Aksi tersebut akhirnya ditemui pimpinan DPRD Tuban. Wakil Ketua I DPRD Tuban, Miyadi, menerima perwakilan mahasiswa untuk berdialog dan menyampaikan aspirasi.
“Kami sangat mengapresiasi kawan-kawan mahasiswa yang konsisten menjadi penyambung lidah masyarakat. Ini adalah wajah demokrasi yang hidup di Tuban,” ucap Miyadi.
Ia mengatakan sebagian besar tuntutan yang disampaikan mahasiswa merupakan kewenangan pemerintah pusat dan DPR RI.
Meski demikian, DPRD Tuban berkomitmen meneruskan aspirasi tersebut kepada lembaga terkait.
“Tuntutannya memang ranah pusat, tapi sebagai wakil rakyat di daerah, kami berkomitmen penuh untuk menjembatani dan meneruskan aspirasi kawan-kawan mahasiswa ini ke lembaga dan kementerian yang berwenang di tingkat pusat,” pungkasnya. (Najib)

