Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

GFSR Ke-3 dan ADEXCO 2026, Ubah Tindakan Terfragmentasi Jadi Dampak Selaras

GFSR Ke-3 dan ADEXCO 2026, Ubah Tindakan Terfragmentasi Jadi Dampak Selaras

Lebih lanjut Raditya menambahkan, GFSR ke-3 ini memberikan kesempatan untuk mendokumentasikan kemajuan, mengkaji kesenjangan yang masih ada, dan menerjemahkan pengalaman dua puluh tahun terakhir menjadi strategi yang dapat ditindaklanjuti untuk generasi ketangguhan berikutnya.

Bersamaan dengan GFSR ke-3, ajang inovasi, teknologi dan industri tersaji dalam pameran dan konferensi manajemen bencana dan perlindungan sipil Asia, ADEXCO 2026.

Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, industri, pengembang teknologi, praktisi, akademisi, masyarakat sipil, dan mitra internasional. Pameran ini mencakup berbagai solusi di seluruh siklus manajemen bencana, mulai dari kesiapsiagaan dan tanggap darurat hingga pemulihan.

“Kami sangat bahagia melihat partisipasi yang terus meningkat tahun ini, dengan 152 perusahaan peserta pameran dari sembilan negara, yang menunjukkan peningkatan minat terhadap teknologi dan solusi manajemen bencana. Namun, kita harus ingat bahwa teknologi bukanlah tujuan akhir dari segalanya,” pesan Deputi.

Melalui GFSR ke-3 dan ADEXCO 2026 ini, BNPB mengajak semua pihak untuk memanfaatkan empat hari ini untuk bertukar pikiran, membangun koneksi dan menginisiasi aksi nyata.

“Mari kita perkuat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, antara peneliti dan praktisi, serta antara pengetahuan internasional dan pengalaman lokal,” tambahnya.

ADEXCO 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari Seri Energi dan Teknik Indonesia dengan tema “Sustainability for Industrial Transformation.”

GFSR ke-3 dan ADEXCO 2026 pada akhirnya bermuara pada satu ambisi bersama untuk memastikan bahwa pembangunan dapat terus berlanjut, bahkan di dunia yang menghadapi peningkatan risiko dan ketidakpastian.

“Mari kita gunakan wadah ini untuk menyegarkan kembali komitmen kolektif kita, menyelaraskan upaya kita, dan mengubah pengetahuan serta inovasi menjadi tindakan nyata,” ajak Deputi Raditya Jati.

Pembukaan GFSR ke-3 dan ADEXCO dihadiri Wakil Menteri Bappenas, Wakil Menteri Luar Negeri, Duta Besar Rusia, perwakilan Komisi VIII DPR RI, perwakilan kementerian dan lembaga, TNI, Polri, kedutaan besar Amerika Serikat, Australia, Filipina, pimpinan Pamerindo dan mitra penanggulangan bencana.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita