Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Masyarakat Bangkalan Berharap Fasum Jalan Rusak, Sampah dan Banjir Dibenahi

Masyarakat Bangkalan Berharap Fasum Jalan Rusak, Sampah dan Banjir Dibenahi

BANGKALAN,KANALINDONESIA.COM: Tidak muluk – muluk dan sederhana saja harapan masyarakat Bangkalan yakni pemerintah daerah memperhatikan dan secepatnya memperbaiki fasilitas umum (fasum). Seperti jalan rusak di kota maupun diberbagai pelosok kecamatan Kabupaten Bangkalan. Walaupun pengerjaanya hanya sebatas perbaikan tambal sulam.

“Terimakasih pak Bupati Bangkalan, akhir – akhir ini saya lihat jalan rusak berlubang di kota Bangkalan sudah diperbaiki dengan sistim tambal sulam, “ucap salah satu warga Kelurahan Demangan- Bangkalan, Sugianto, Kamis, (10/9/2026).

” Perbaikan tambal sulamnya jangan fokus di kota saja pak Bupati. Kecamatan dan desa juga perlu mendapat perhatian. Agar roda ekonomi wong cilik semakin lancar, “celetuk warga Desa Kramat Kecamatan Kota Bangkalan, Kandar.

Sementara itu, Syaiful warga Kelurahan Kraton Kecamatan Kota Bangkalan, usul ke Bupati Bangkalan. Agar wilayah yang menjadi langganan banjir disetiap musim penghujan tiba. Selokanya yang mampet akibat sampah dibuang sembarangan kedalam got. Dikeruk atau diambil sampahnya.

“Senyampang belum musim hujan, perlu dilakukan pengerukan terhadap got – got yang tersumbat sampah diepektifkan. Sehingga air yang meluap dari got tidak sampai melubar dan menggenangi jalan, bisa menghambat kelancaran lalu lintas R4 dan R2, ” usul Syaiful.

Beda dengan warga Telang Kecamatan Kamal – Bangkalan, Taufik. Mengungkap keperihatinanya karena dikiri kanan jalan raya Telang saat ini kembali dihiasi tumpukan sampah rumah tangga. Seperti tas kresek dan pampers bayi yang dibuang sembarangan mengeluarkan bau tidak sedap.

Jangan salahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan yang telah berusaha mengerahkan pasukan kuningnya untuk mengangkut sampah tersebut. Walaupun sudah ada woro – woro dari DLH Bangkalan. tetapi bsoknya muncul lagi sampah baru ditempat yang sama.

“Saya usul pak Bupati, bekerja sama dengan kelebun (Kepala Desa) setempat. DLH perlu melakukan sosialisasi berkelanjutan. Sampai masyarakat sadar dan tidak membuang sembarangan lagi,” pungkas Taufik. (sy).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita