PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Seorang marbot Masjid Taqwa di Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, bernama Imam Santoso(47), ditemukan meninggal dunia di kamar masjid pada Selasa (27/10/2026). Korban merupakan warga Dusun Jintab, Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo.
Surachman, petugas keamanan (security) Masjid Taqwa, menuturkan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, Imam Santoso sempat keluar dari masjid sekitar pukul 05.00 WIB untuk mencari makanan. Namun, setelah itu korban tidak kembali ke masjid.
“Waktu itu sekitar pukul 05.00, beliau keluar mencari makanan. Setelah itu tidak kembali lagi ke masjid,” tutur Surachman saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Karena korban tak kunjung kembali, pihak keluarga bersama Surachman berupaya mencari keberadaan Imam Santoso. Surachman mengaku sempat mencoba menghubungi korban melalui telepon seluler, tetapi tidak berhasil.
Ia kemudian mengajak istri korban ke masjid untuk melakukan pencarian. Dalam pencarian tersebut, Imam Santoso akhirnya ditemukan tergeletak di salah satu kamar yang berada di area masjid.
“Setelah dicari bersama keluarganya, akhirnya diketahui Pak Imam Santos tergeletak di dalam kamar masjid,” ujar Surachman.
Setelah mengetahui kondisi korban, Surachman segera memberitahukan kejadian tersebut kepada takmir Masjid Taqwa. Informasi itu kemudian diteruskan melalui laporan kepada Polsek Jetis.
Saat ditemukan, pintu kamar korban dalam kondisi terkunci dari dalam. Petugas kemudian merusak kunci pintu menggunakan gerinda untuk membuka paksa pintu kamar.
Menurut Surachman, Imam Santoso sehari-hari bekerja sebagai marbot Masjid Taqwa. Meski memiliki tempat tinggal di rumah, korban biasa beristirahat dan tidur di masjid.
Selanjutnya, jenazah Imam Santoso dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab meninggalnya Imam Santoso.

