SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 yang mengusung tema “Menjaga Terang, Merawat Kepercayaan”, PT PLN (Persero) menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat keandalan pasokan energi serta meningkatkan kualitas layanan publik. Momentum ini dimanfaatkan oleh seluruh insan PLN untuk membuktikan dedikasi nyata melalui kinerja yang transparan, profesional, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional tahun ini dipusatkan melalui upacara resmi di Town Hall PLN Kantor Pusat dan diikuti secara serentak oleh seluruh unit kerja di tanah air. Di Jawa Timur, jajaran PLN Unit Induk Distribusi (UID) turut berpartisipasi aktif guna menyatukan semangat pengabdian, memperkuat koordinasi lapangan, serta memastikan kehadiran PLN benar-benar dirasakan melalui pelayanan kelistrikan yang cepat dan andal.
Dalam amanatnya, Direktur Utama PLN Suroso Isnandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang terus menjalankan tugas menjaga keberlangsungan pasokan listrik bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik harus dijawab melalui pelayanan yang responsif, penyelesaian gangguan yang terukur, serta keterbukaan dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan.
“Terang yang selama ini dinikmati dan dirasakan masyarakat bukan datang dengan sendirinya. Terang itu lahir dari perjuangan, kerja keras, dedikasi, bahkan pengorbanan seluruh insan PLN,” ujarnya. Selasa (27/10).
Dalam arahannya, Direktur Utama PLN menekankan tiga fokus utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan, yakni penanganan titik rawan gangguan, penguatan kesiapan pemulihan sistem kelistrikan, serta perbaikan tindak lanjut keluhan pelanggan. PLN berkomitmen memetakan titik-titik yang berulang kali mengalami gangguan berdasarkan pemeriksaan teknis dan tingkat risiko. Upaya tersebut didukung kesiapan personel, peralatan, material, serta koordinasi ant unit agar penanganan gangguan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, PLN mendorong pengelolaan keluhan pelanggan yang lebih transparan dan akuntabel. Setiap laporan perlu ditindaklanjuti dengan kejelasan proses penanganan, penanggung jawab, serta informasi mengenai perkembangan dan estimasi waktu pemulihan apabila terjadi gangguan.
“Masyarakat berhak tahu bahwa keluhan mereka diterima dan sedang dikerjakan,” tegasnya.
PLN juga memastikan bahwa target perbaikan disusun secara realistis, memiliki penanggung jawab yang jelas, serta dievaluasi secara berkala. Dengan demikian, setiap langkah perbaikan diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Sejalan dengan arahan tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa peringatan HLN ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan memastikan kehadiran PLN dirasakan melalui pelayanan yang semakin andal, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja dan pelayanan terbaik. Bagi PLN UID Jawa Timur, komitmen menjaga terang tidak hanya berarti memastikan listrik tetap menyala, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang responsif, memberikan kepastian kepada pelanggan, serta menindaklanjuti setiap kebutuhan masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujar Eric.
Beliau menambahkan, penguatan keandalan pasokan listrik membutuhkan sinergi seluruh lini organisasi, mulai dari perencanaan, pengoperasian jaringan, pemeliharaan, hingga pelayanan pelanggan. Kesiapan personel dan peralatan, kecepatan koordinasi, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi faktor penting dalam memastikan pelayanan kelistrikan berjalan optimal.

