“Setiap insan PLN memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Karena itu, mari kita terus memperkuat kolaborasi, bekerja dengan integritas, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Kinerja yang baik harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap pelanggan dan keselamatan seluruh petugas,” tambahnya.
Dalam amanatnya, Direktur Utama PLN juga menekankan pentingnya dukungan organisasi terhadap petugas di lapangan, khususnya yang bertugas di wilayah terpencil maupun dengan kondisi geografis dan medan yang menantang. Dukungan tersebut mencakup kecukupan personel, ketersediaan peralatan dan material, kejelasan prosedur kerja, serta penguatan koordinasi antara unit pelaksana dan kantor pusat.
Di sisi lain, proses pengambilan keputusan perlu berlangsung lebih efektif agar kebutuhan unit di lapangan dapat ditindaklanjuti secara tepat waktu. Keselamatan kerja tetap menjadi prinsip yang tidak dapat ditawar. Kecepatan pemulihan pasokan listrik harus diimbangi dengan penerapan prosedur keselamatan secara konsisten, sehingga petugas dapat menjalankan tugas secara profesional dan kembali ke rumah dengan selamat.
“Kita ingin listrik kembali menyala. Kita juga ingin setiap petugas kembali ke rumah dengan selamat,” tegas Dirut.
Untuk menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan, PLN terus mendorong budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, keterbukaan, dan akuntabilitas. Pelaporan kondisi di lapangan secara jujur menjadi landasan penting dalam mengevaluasi kinerja, mengidentifikasi kendala, dan menetapkan langkah perbaikan. “Saya lebih membutuhkan laporan yang jujur daripada laporan yang hanya terlihat bagus,” ungkapnya.
Dalam menghadapi perkembangan sektor energi, PLN juga berkomitmen menerjemahkan arah kebijakan pemerintah terkait ketahanan energi dan percepatan transisi energi bersih ke dalam perencanaan, investasi, serta pelaksanaan program yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Danantara, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta para mitra strategis.
Penguatan organisasi dan sumber daya manusia turut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan PLN menghadapi perubahan lanskap energi. Pengalaman dan kompetensi insan PLN yang telah lama mengabdi perlu berjalan beriringan dengan inovasi serta gagasan generasi muda untuk menjawab tantangan masa depan.
Menutup amanatnya, Direktur Utama PLN mengajak seluruh insan PLN menjadikan peringatan HLN ke-81 sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan menghadirkan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat. Mari menjaga terang dengan kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian kepada sesama.
Melalui peringatan HLN ke-81, PLN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik, memperkuat kualitas pelayanan, serta merawat kepercayaan masyarakat. Bagi PLN UID Jawa Timur, komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan demi mendukung aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan daerah. (SNT)

