Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 Siapkan 400 Personel, 88 Stan Inovasi dan UMKM

Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 Siapkan 400 Personel, 88 Stan Inovasi dan UMKM

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 400 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan puncak Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 pada 6 November mendatang. Pengamanan diperketat untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, kepadatan lalu lintas, hingga potensi tindak kriminal selama kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Ponorogo pada 3–6 November 2026.

Di luar aspek hiburan dan pengamanan, kegiatan yang menghadirkan 88 stan inovasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut juga membawa harapan terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Namun, besarnya manfaat ekonomi yang akan diterima pedagang lokal masih perlu dibuktikan melalui target kunjungan, proyeksi transaksi, dan realisasi omzet selama pameran.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengemas kegiatan ini dalam empat ekosistem, yakni pameran inovasi dan teknologi, pameran ekonomi kreatif serta bazar UMKM, festival musik pelajar, dan konser musik sekaligus pemberian penghargaan.

Dari total 88 stan yang disediakan, sebanyak 48 stan diperuntukkan bagi pameran inovasi dan teknologi, sedangkan 40 stan lainnya diisi pelaku UMKM lokal.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, Kemilau Pekan Raya merupakan upaya menyatukan berbagai potensi daerah dalam satu agenda yang melibatkan perangkat daerah, institusi pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Seperti PRJ, tetapi tahapannya masih kecil. Kami mencoba menghadirkan sesuatu yang baru untuk Ponorogo. Kami ingin Inotech ini mampu membangkitkan PAD. Ternyata, antusiasme dari instansi luar biasa,” ungkap Lisdyarita dalam rapat koordinasi teknis pada 27 Oktober 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi dan kreativitas masyarakat Ponorogo sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi daerah.

Kehadiran 40 UMKM menjadi salah satu indikator keterlibatan langsung pelaku ekonomi lokal dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Ponorogo, Ringga Dwi Heri Irawan, melalui keterangan yang dipublikasikan sebelumnya, menyebut peserta UMKM merupakan pelaku usaha binaan bidang perdagangan.

Produk yang ditampilkan cukup beragam, mulai dari kuliner khas Ponorogo seperti Gethuk Golan, bakmi Jawa, dan penadon hingga kerajinan berciri khas Reog.

Setiap pelaku usaha mendapatkan kesempatan memasarkan produknya melalui stan yang disediakan.

Keterlibatan UMKM tersebut diharapkan tidak berhenti pada promosi. Peningkatan transaksi penjualan, bertambahnya pelanggan, dan terbukanya jaringan pemasaran menjadi manfaat ekonomi yang perlu diukur setelah kegiatan selesai.

Namun, hingga menjelang pelaksanaan, belum ditemukan angka resmi mengenai target omzet seluruh peserta UMKM maupun proyeksi nilai transaksi selama empat hari.

Karena itu, keberhasilan kegiatan dari sisi ekonomi nantinya perlu diukur melalui laporan penjualan masing-masing peserta, bukan hanya berdasarkan jumlah stan atau banyaknya pengunjung.

Dari sisi keamanan, Polres Ponorogo menyiapkan pengamanan terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait.

Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Edi Suyono menjelaskan, jumlah personel disesuaikan dengan agenda dan perkiraan kepadatan pengunjung setiap hari.

Pada pembukaan 3 November, sekitar 300 personel disiapkan. Selanjutnya, pada 4 dan 5 November masing-masing sekitar 50 personel. Sementara pada puncak kegiatan 6 November, sekitar 400 personel gabungan dikerahkan.

“Untuk pembukaan tanggal 3 November, kami menyiapkan sekitar 300 personel. Kemudian tanggal 4 dan 5 masing-masing sekitar 50 personel setiap hari. Puncaknya pada 6 November, kami menerjunkan sekitar 400 personel gabungan,” jelas Edi, Senin (2/11/2026).

Selain personel gabungan, pengamanan juga diperkuat bantuan kendali operasi (BKO) dari Satbrimob serta petugas pengamanan internal panitia.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita