Ia menyampaikan bahwa semangat belajar, berkarya, dan terus mengasah kemampuan merupakan nilai penting yang harus dimiliki setiap generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Terima kasih kepada SMA Negeri 16 Surabaya. Sekolah ini merupakan salah satu proses penting dalam kehidupan saya. Di sini kita belajar membangun semangat untuk berkarya, terus belajar, dan mengasah diri agar memiliki keterampilan yang baik,” tutur Ning Lia.
Ia berharap pengalaman dan motivasi yang disampaikan dapat menginspirasi para siswa untuk berani bermimpi, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jawa Timur, M. Hidayat, menegaskan bahwa program DPD RI Goes to School merupakan salah satu upaya memperkenalkan lembaga DPD RI secara lebih dekat kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan peran empat anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Timur kepada generasi muda.
“Harapan kami, adik-adik siswa-siswi SMA Negeri 16 Surabaya senantiasa menjadi generasi yang hebat, unggul, dan mampu menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia. Kami juga berharap melalui kegiatan ini, lembaga DPD RI semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” jelas Hidayat.
Ia menambahkan, pemahaman mengenai politik dan lembaga perwakilan daerah semakin relevan bagi para pelajar yang nantinya akan memasuki usia sebagai pemilih pada Pemilu 2029.
Oleh karena itu, generasi muda perlu dibekali pengetahuan mengenai demokrasi, konstitusi, serta peran anggota DPD RI yang mewakili daerah pemilihan masing-masing.
“Anak-anak SMA Negeri 16 Surabaya ini nantinya akan menjadi bagian dari pemilih pada Pemilu 2029. Mereka harus melek politik, khususnya memahami DPD RI dan para senator yang mewakili Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tegas Hidayat.
Melalui program DPD RI Goes to School 2026, diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik dan digital, tetapi juga memiliki kesadaran konstitusional, kepedulian terhadap daerah, serta keberanian menyampaikan aspirasi secara konstruktif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen DPD RI untuk terus hadir di tengah masyarakat dan dunia pendidikan dalam membangun demokrasi yang partisipatif, inklusif, serta berorientasi pada kemajuan daerah dan bangsa. (SNT)

