Kedua, Desk Rekrutmen Anggota yang dipimpin Triwi Saksana. Gugus tugas ini bertanggung jawab memastikan jumlah anggota yang akan didaftarkan memenuhi persyaratan serta memiliki data yang lengkap dan valid.
Selain dua desk tersebut, DPP Partai Gelora juga telah membentuk Desk Pemenangan Pemilu sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik 2029.
“Jadi ada tiga gugus tugas yang sedang kita siapkan, yakni desk verifikasi partai politik, desk rekrutmen anggota, dan desk pemenangan pemilu. Saat ini kami melakukan konsolidasi ke seluruh provinsi dan nantinya juga ke seluruh kabupaten/kota untuk memastikan kesiapan organisasi,” ungkapnya.
Fokus Rekrutmen Generasi Z dan Perempuan
Dalam konsolidasi tersebut, Partai Gelora juga memberikan perhatian khusus terhadap rekrutmen anggota dari kalangan generasi muda dan perempuan.
Perwakilan Desk Rekrutmen Anggota, Sani, menjelaskan bahwa pihaknya memfokuskan rekrutmen pada dua segmen utama, yakni generasi muda, khususnya Generasi Z berusia di bawah 30 tahun, serta kelompok perempuan.
Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian masa depan, terutama akibat dinamika ekonomi nasional maupun global.
Karena itu, Partai Gelora berupaya menawarkan pendekatan yang mampu membangun optimisme generasi muda dalam menghadapi perubahan politik dan ekonomi.
Salah satu strategi yang disiapkan adalah membentuk organisasi sayap yang melibatkan anak-anak muda, khususnya Generasi Z.
Melalui wadah tersebut, Partai Gelora berharap dapat membangun komunikasi politik menggunakan bahasa, pendekatan, kegiatan, serta media yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.
“Harapannya, dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia mereka, Partai Gelora bisa lebih mudah masuk dan diterima di kalangan generasi muda,” jelasnya.
Selain generasi muda, segmen perempuan juga menjadi perhatian dalam proses rekrutmen. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam pencalonan anggota legislatif.
Untuk itu, Partai Gelora juga merencanakan pembentukan organisasi sayap perempuan sebagai wadah untuk memperkuat peran dan keterlibatan perempuan dalam politik.
Sani berharap, melalui strategi rekrutmen tersebut, Partai Gelora dapat memperkuat basis keanggotaan sekaligus menyiapkan kader-kader potensial untuk menghadapi Pemilu 2029.
Misbahul Munir menambahkan, konsolidasi organisasi sebenarnya telah dilakukan secara intensif selama setahun terakhir melalui berbagai program internal maupun eksternal.
Program tersebut meliputi ideologisasi, kaderisasi, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan struktur organisasi di tingkat DPW dan DPD.
“Setelah melakukan penguatan internal organisasi, sekarang kita mulai menatap persiapan yang lebih besar, yakni memastikan kesiapan verifikasi partai politik, memperluas rekrutmen anggota, sekaligus mempersiapkan diri untuk memenangkan Pemilu 2029,” pungkasnya.
Melalui konsolidasi se-Jawa Timur ini, Partai Gelora berharap seluruh jajaran pengurus di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota memiliki kesiapan organisasi yang semakin solid dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029. (SNT)

