JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Aksi Perubahan Pusat Informasi dan Media (PRIMA) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang mendapat pengakuan dan apresiasi tinggi dari penguji, Dr. Mala Sondang Silitonga, dalam Seminar Implementasi Aksi Perubahan di ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/12). Pengakuan ini menegaskan efektivitas dan kematangan konsep PRIMA sebagai inovasi penting dalam tata kelola komunikasi publik Lapas.
Penguji, Dr. Mala Sondang Silitonga, menilai PRIMA sebagai inovasi tepat waktu dan sangat dibutuhkan. Ia mengapresiasi relevansi dan kematangan konsep yang ditawarkan.
“PRIMA adalah inovasi yang tepat waktu dan sangat dibutuhkan. Integrasi komunikasi publik seperti ini membantu Lapas Cipinang mengelola isu dengan lebih baik, menjaga transparansi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Yang terpenting, inovasi ini harus dijaga keberlanjutannya,” ujar Dr. Mala.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas sekaligus Project Leader PRIMA, Sumaryo, menjelaskan bahwa PRIMA dibangun sebagai pusat komunikasi publik terintegrasi yang menyatukan fungsi dokumentasi, publikasi, manajemen isu, hingga engagement digital dalam satu alur kerja.
“PRIMA bukan hanya fasilitas, tetapi sistem kerja yang memastikan setiap informasi tersusun rapi, responsif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Sumaryo. Ia menambahkan, integrasi ini memungkinkan Lapas Cipinang merespons isu publik secara lebih terukur dan menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko komunikasi.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, yang hadir sebagai mentor, menegaskan bahwa PRIMA menjadi bagian dari arsitektur besar Manajemen Komunikasi Pemasyarakatan Terintegrasi.
“PRIMA kami posisikan sebagai pusat kendali komunikasi yang menyatu dengan kerangka besar manajemen komunikasi pemasyarakatan. Dengan integrasi ini, setiap informasi, respons, dan narasi dapat dikelola secara sistematis, berbasis data, dan terhubung dengan seluruh unit,” jelas Wachid Wibowo.
Kehadiran Wachid Wibowo dan pendampingan Coach Rahmiyati selama seminar memperkuat desain PRIMA sebagai inovasi yang tidak hanya teknis, tetapi juga strategis dalam membangun komunikasi kelembagaan.
Seminar ini sekaligus menjadi momentum bagi Lapas Cipinang untuk meneguhkan komitmen terhadap reformasi birokrasi dan penguatan reputasi pemasyarakatan. PRIMA telah menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Lapas Cipinang meraih predikat UPT Terbaik Pertama bidang Kehumasan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta. (Ragil)

