Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL TUBAN

Stok Aman hingga Akhir Tahun, Warga Tuban Diminta Tak Panic Buying Jelang Nataru

Stok Aman hingga Akhir Tahun, Warga Tuban Diminta Tak Panic Buying Jelang Nataru

TUBAN, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Tuban mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, ketersediaan bahan pokok dipastikan mencukupi dan harga masih stabil terkendali hingga akhir tahun.

“Stok aman, harga terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan menyambut Nataru,” Jelas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi.

Berdasarkan pemantauan Diskopumdag, harga sejumlah bahan pokok hasil industri masih bergerak stabil tanpa perubahan berarti. Gula kristal putih tercatat sekitar Rp16.200 per kilogram. Minyak goreng curah berada di kisaran Rp19.000 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp18.400 per liter, sementara terigu protein sedang bertahan di angka Rp12.100 per kilogram.

Stabilitas serupa juga terjadi pada komoditas hasil peternakan dan perikanan. Harga daging sapi paha belakang masih berada di kisaran Rp120.000 per kilogram. Adapun daging ayam ras, telur ayam ras, ikan bandeng, dan ikan tongkol relatif stabil dengan fluktuasi tergolong kecil.

Meski demikian, Diskopumdag mencatat adanya pergerakan harga pada komoditas tertentu. Dari perbandingan awal Desember dengan pekan kedua, rata-rata harga bahan pokok mengalami kenaikan sebesar 3,5 persen, dari Rp31.528 menjadi Rp32.634. Namun, kenaikan tersebut tidak terjadi secara menyeluruh.

“Kenaikan paling terasa ada di cabai merah keriting dan bawang merah. Sementara beras medium, minyak goreng curah, dan daging sapi relatif stabil,” jelas Gunadi.

Ia menjelaskan, komoditas hortikultura memang lebih rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada hasil panen. Meski begitu, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan dan belum menimbulkan gejolak harga signifikan di pasar.

“Secara umum, menjelang Nataru ini harga bahan pokok di Tuban masih stabil. Memang ada beberapa komoditas hortikultura yang naik, tapi itu sifatnya terbatas dan masih dalam batas wajar,” jelasnya Rabu (17/12/2025).

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Diskopumdag Tuban terus memperkuat pengawasan pasar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menggelar gerakan pasar murah di sejumlah wilayah.

Selain itu, pemantauan rutin juga dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan guna memastikan harga jual di pasar dan toko tetap sesuai ketentuan.

“Kami juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan ke pasar-pasar dan toko-toko untuk melakukan pengawasan Harga Eceran Tertinggi,” ujarnya.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Tuban tetap terjaga selama momentum Natal dan Tahun Baru.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita