Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Hardjono Ponorogo

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Hardjono Ponorogo

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo tengah mendalami penyebab kebakaran yang melanda gudang farmasi RSUD dr. Hardjono Ponorogo pada Minggu (4/1/2026). Petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk keperluan proses identifikasi lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, menjelaskan bahwa kobaran api membakar area penyimpanan obat-obatan dan dokumen penting.

Berdasarkan pantauan awal, kerusakan bangunan di lantai dua diperkirakan mencapai 25 hingga 30 persen. Kerusakan serupa juga terjadi di lantai satu, tepatnya di area dekat tangga, dengan estimasi kerusakan sekitar 25 persen.

“Tempat kejadian yang terbakar itu tempat obat-obatan dan dokumen. Di atas itu, mungkin 25 persen sampai 30 persen gedung itu terbakar di lantai dua. Lantai satu pun sama, dekat tangga itu kurang lebih 25 persen,” ujar AKP Imam Mujali kepada kanalindonesia.com, Senin(05/01/2026).

Meskipun api sempat melalap sebagian gedung, AKP Imam memastikan bahwa mayoritas stok obat-obatan yang berada di lantai dua berhasil diselamatkan.

Hingga saat ini, ketersediaan obat-obatan di rumah sakit tersebut dilaporkan masih dalam kondisi aman.

“Obat-obatan alhamdulillah yang di gedung atas lantai dua aman. Tapi ada yang terbakar di lantai dua itu di pintu pertama, mungkin dokumen dan obat-obatan sekitar 25 persen sampai 30 persen,” tambahnya.

Terkait titik awal munculnya api, pihak kepolisian menduga api berasal dari lantai satu bangunan. Saat ini, tim identifikasi masih bekerja untuk memastikan sumber pasti dan pemicu kebakaran tersebut.

“Yang diamankan tadi barang bukti terkait titik api, sumber titik api masih kita amankan. (Titik api) lantai satu, menurut hasil penelitian dari identifikasi. Tapi ini masih kita lakukan pendalaman,” tegas Imam.

Pihak kepolisian meminta masyarakat dan pihak rumah sakit untuk menunggu hasil penyelidikan menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti insiden ini. (Tim)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita