Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PACITAN

Unik, Gamelan Jawa dari Limbah Kaca (Beling) Hanya Ada di Song Meri Pacitan

Unik, Gamelan Jawa dari Limbah Kaca (Beling) Hanya Ada di Song Meri Pacitan

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Di tengah keindahan alam Kabupaten Pacitan yang terkenal dengan julukan “Kota 1001 Goa” dan pantainya, tersimpan sebuah keunikan budaya yang mengagumkan. Suara gamelan Jawa terdengar nyaring nan ulem disalah satu ujung tepi bukit Desa Sukoharjo yang bernama Song Meri.

Yang lebih menakjubkan, keunikan gamelan tersebut terbuat dari limbah kaca ( beling ) dapat ditemukan di Sanggar Song Meri. Gamelan dari limbah kaca ini bernama ” Gamelan Suro Gremeng ” dan gamelan ini hanya ada di Dusun Nitikan, Desa Sukoharjo di Sanggar Song Meri.

” Awal proses kelahiran dari Gamelan Suro Gremeng ini lahir dari pemikiran kreatif di tengah pandemik COVID-19 lalu. Gamelan ini yang digagas Muhammad Sultoni atau yang akrab disapa Mas Toni Konde, Seniman asal kota Surakarta memanfaatkan limbah kaca menjadi alat musik gamelan,” ungkap Yudi Tri Kuncoro pembina sanggar Song Meri,pada Rabu ( 28/1/2025 ).

Masih menurut Yudo, Ide ini kemudian dikembangkan bersama seniman Pacitan, dan mungkin se Indonesia, bahkan dikancah dunia ini baru ada di Sanggar Song Meri Kabupaten Pacitan. Tak hanya itu saja, dibawah bukit ujung Desa Sukoharjo juga kami sulap menjadi pasar musiman di Sanggar Song Meri ini.

” Masyarakat bisa berjualan dari hasil bumi dan makanan tradisional. Yang lebih uniknya lagi, sebagai transaksi pembayaran juga memakai serpihan kaca ( beling ) yang dibentuk bulat seperti uang logam dan tanah liat ( kreweng ) berbentuk bulat,” ujarnya.

Lebih lanjut, pasar musiman ( kremyeng ) ini bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat Desa Sukoharjo. Tak hanya itu saja, warga sambil belanja juga mendengarkan alunan gamelan Jawa yang terbuat dari limbah kaca yang suaranya ulem dan sangat menyentuh hati para pengunjung yang belanja di pasar Song Meri ini,” pungkas Yudi. ( Bc )

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita