NGAWI, KANALINDONESIA.COM: Gara-gara penyakitnya tak kunjung sembuh, Seorang kakek berusia lanjut bernama Supraptono (72), warga desa Tambakromo kec. Geneng kabupaten Ngawi Jawa Timur, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, kamis (19/02/2026).
Kakek dua anak ini, nekad bunuh diri dengan cara ditabrak kereta api mutiara selatan yang melintasi dari arah Bandung menuju ke Surabaya.
Penemuan mayat korban sempat menggerkan warga sekitar, kemudian pihak desa Tambakromo langsung melaporkan aksi bunuh diri tersebut, kepada pihak Polsek Geneng.
Menurut AKP. Haris Sunarto, Kapolsek Geneng, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya bersama Satreskrim Polres Ngawi langsung menuju lokasi kejadian, memang benar, korban tewas bunuh diri dengan cara ditabrak kereta api mutiara selatan jurusan Bandung-Surabaya pada jam 4 pagi tadi.
” Korban sebelum sudah berulang kali mencoba bunuh diri dengan ditabrak kereta api, namun berhasil digagalkan warga sekitar. Korban diketahui bunuh diri karena penyakit yang dideritanya sejak lama, tidak kunjung sembuh,” tutur Haris.
Jenazah korban langsung dievakuasi petugas ke kamar jenazah RSUD Soeroto Ngawi Untuk dilakukan divisum, sebelum diambil pihak keluarganya untuk di makamkan di pemakaman umum desa Tambakromo. (rfa)

