Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANGKALAN

Stand Penjualan Daging Kambing, Sapi dan Ayam Potong di Pasar Tradisional KLD Bangkalan, Mati Suri

Stand Penjualan Daging Kambing, Sapi dan Ayam Potong di Pasar Tradisional KLD Bangkalan, Mati Suri

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Satu persatu stand yang mangkrak di Pasar tradisional Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan – Jatim. Mulai dari puluhan stand busana, belasan stand pasar wisata yang lokasinya berada didalam pasar tersebut juga mengalami nasib yang sama. Serupa juga dialami belasan stand jualan daging sapi, kambing dan ayam potong. Sudah setahun lebih dan hingga hari ini stand tempat jualan daging sapi, kambinh dan ayam potong tersebut dalam keadaan mati suri (kosong melompong) ditinggal para pedagang yang pindah jualan ke pasar Sorjan dan pasar tradisional Bancaran Bangkalan.

Salah satu mantan penjual daging dan sapi di stand KLD Bangkalan yang sekarang pindah jualan kepasar Sorjan, Yuyun. Mengatakan bahwa dia merasa lelah jualan di stand KLD. Hampir setiap hari merugi dan bawa pulang jualanya karena sudah tidak ada pembeli yang mau datang ke standnya lagi.

“Alhamdulillah semenjak pindah jualan di pasar Sorjan Bangkalan, setidaknya 20 kg daging sapi dan kambing laku dijual. Apalagi memasuki bulan Ramadhan 1447.H dan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Jualan saya laku keras, ” terang Yuyun dengan wajah berbinar, Sabtu, (21/2/2026).

Senada juga disampaikan Hj. Safiyah di pasar tradisional Bancaran Bangkalan. Cerita sedih saat masih berjualan di stand KLD Bangkalan, seakan mengalir begitu saja. Sering pulang dengan tangan hampa dan sampai lelah menaruh daganganya di kulkas, biar tidak bau. Namun sejak pindah ke pasar tradisional Bancaran jualanya berubah 180 derajat dan bernafas lega karena daganganya laku keras.

“Sehari paling tidak 25 kg daging sapi dan ayam potong habis terjual, “nya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UM dan Perdagangan Bangkalan, Rasuli. Saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan bahwa untuk mengatasi keadaan yang berlarut – larut itu. Secepatnya akan dicarikan alternatif terbaiknya agar kembali normal.

“Kita kan coba mencarikan alternatif terbaiknya, agar kembali ramai seperti sediakala, ” pungkas mantan Kabag Organisasi Setdakab Bangkalan, singkat.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita