BOGOR, KANALINDONESIA.COM : Program Doktor Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia menyelenggarakan Sidang Terbuka Disertasi di Aula Merah Putih, Kampus Universitas Pertahanan RI, Sentul, Bogor, Kamis (5/3/26).

Sidang terbuka tersebut menguji disertasi atas nama:
Taufiq Shobri : NIM 220230101016.
Konsentrasi Manajemen Pertahanan Judul Disertasi: Model Kepemimpinan Kolaboratif Hubungan Sipil dan Militer guna Penyelesaian Konflik di Papua dalam rangka Mendukung Pertahanan Negara.
Disertasi ini berangkat dari realitas konflik bersenjata domestik di Papua yang bersifat persisten, multidimensional dan kompleks, mencakup dimensi keamanan, politik, sosial ekonomi serta identitas budaya. Dalam perspektif Ilmu Pertahanan, konflik tersebut diposisikan sebagai bagian dari spektrum ancaman terhadap pertahanan negara yang berdampak langsung pada ketahanan nasional dan integritas wilayah.
Penelitian menegaskan bahwa tata kelola konflik Papua selama ini masih cenderung sektoral, linear, dan fragmentatif, sementara dinamika lingkungan strategis kontemporer ditandai oleh karakteristik VUCA dan BANI yang menuntut pendekatan adaptif, sistemik, dan terintegrasi.
Metodologi Penelitian
Penelitian menggunakan desain mixed methods eksploratori sekuensial. Tahapan pertama dilakukan analisis kualitatif berbasis NVivo untuk memetakan karakter konflik dan konfigurasi aktor. Tahapan kedua menggunakan metode Delphi untuk memperoleh konsensus pakar lintas sektor, dilanjutkan analisis SWOT untuk merumuskan strategi implementasi. Tahapan ketiga menggunakan Analytic Hierarchy Process untuk memvalidasi peran aktor integrator dalam arsitektur kolaboratif.
Pendekatan metodologis multilayer ini memastikan bahwa model yang dihasilkan tidak hanya konseptual, tetapi juga tervalidasi secara empiris.
Novelty Penelitian
Kebaruan utama penelitian ini terletak pada perumusan dan validasi empiris Model Trias Kolaboratif Papua sebagai arsitektur kepemimpinan kolaboratif sipil militer pada level strategis.
Novelty tersebut mencakup:
1. Formulasi model kepemimpinan kolaboratif yang secara eksplisit mengintegrasikan tiga aktor utama, yaitu aktor sipil dan pemerintah, aktor militer dan keamanan, serta aktor nonnegara berbasis legitimasi sosial, dalam satu kerangka sistemik.
2. Penempatan Dewan Pertahanan Nasional sebagai lead integrator dalam arsitektur kepemimpinan strategis penyelesaian konflik domestik bersenjata, yang mempertegas dimensi institusional dalam tata kelola konflik.
3. Integrasi teori pertahanan negara, hubungan sipil militer, resolusi konflik, dan kepemimpinan kolaboratif dalam satu model konseptual yang adaptif terhadap dinamika VUCA dan BANI.
4. Validasi model melalui kombinasi NVivo, Delphi, SWOT, dan Analytic Hierarchy Process, sehingga menghasilkan model yang tidak hanya normatif, tetapi berbasis konsensus pakar dan pengujian prioritas aktor.
Model Trias Kolaboratif Papua menegaskan, bahwa penyelesaian konflik domestik bersenjata yang persisten memerlukan arsitektur kepemimpinan nasional yang terinstitusionalisasi, lintas sektor, dan berorientasi pada integrasi sistem pertahanan semesta.
Promotor dan Tim Penguji
Disertasi ini dibimbing oleh:
Promotor : Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D.
Co Promotor I : Brigjen TNI Dr. R. Djoko Andreas Navalino, S.IP., M.A.B.
Co Promotor II: Kolonel Laut (K) Dr. Sutanto, SKM., M.A.P., M.Sc., CIPA.
Sidang terbuka menghadirkan tim penguji sebagai berikut:
Penguji Eksternal: Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA
Prof. Dr. Willy Arafah, MM., DBA
Penguji Internal: Rektor Unhan RI, Letjen TNI Purn Dr. Anton Nugroho,M.M.D.S., M.A
Mayjen TNI Dr. Mitro Prihantoro, S.AP., M.Sc., Mayjen TNI Purn Dr. Joni Widjayanto, S.Sos., M.M., CIQnR., CIQaR., CIPA, Dr. Herlina Juni Risma Saragih, M.Si
Kontribusi Akademis dan Strategis

