MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM: Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional 12 Surabaya untuk mempererat hubungan dengan insan pers di wilayah Mojokerto dan Jombang. Melalui kegiatan media gathering yang dirangkai dengan buka puasa bersama, BRI menegaskan pentingnya kemitraan media dalam menyampaikan informasi perbankan.
Kegiatan yang berlangsung hangat itu digelar di Rumah Makan Pangestu, Mojokerto, Jumat (6/3/2026) sore, menjelang waktu berbuka puasa. Acara tersebut dihadiri para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya, Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR), serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Majapahit.
Dari pihak BRI, hadir sejumlah perwakilan manajemen, di antaranya Department Head LGA Ginanjar, Regional Business Support BRI Regional 12 Doddy Koesharsanto, serta Rendra dari tim legal. Dalam sambutannya, Ginanjar menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, khususnya terkait layanan dan program-program perbankan BRI.
Menurut dia, peran media sangat strategis dalam menjembatani komunikasi antara perusahaan dengan publik, sekaligus membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
“Publikasi dari rekan-rekan media sangat membantu kami dalam mengedukasi masyarakat. Kami berharap sinergi yang sudah terjalin ini dapat terus dirawat, terutama untuk menyosialisasikan program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), inisiatif CSR, hingga kisah-kisah inspiratif dari nasabah BRI yang berhasil mengembangkan usahanya,” ujar Ginanjar dalam sambutannya.
Ia menambahkan, BRI sebelumnya telah menjalin hubungan yang cukup erat dengan PWI Jawa Timur di Surabaya melalui berbagai program kolaborasi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperluas kerja sama dengan insan pers di Mojokerto dan Jombang.
“Melalui kegiatan ini, kami dari BRI berharap hubungan yang terjalin dengan insan pers tidak hanya sebatas kemitraan profesional. Akan tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk bersama-sama mendorong peningkatan literasi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris PWI Mojokerto, Arif Rahman, menyambut baik inisiatif yang dilakukan BRI tersebut. Ia menilai pertemuan semacam ini penting untuk memperkuat komunikasi sekaligus keterbukaan informasi publik.
Menurut Arif, dengan jangkauan layanan BRI yang luas hingga ke desa-desa, sinergi antara perbankan dan media menjadi sangat penting agar informasi mengenai program pemberdayaan ekonomi dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal yang baik untuk membangun kemitraan yang lebih kuat. Apalagi BRI memiliki jaringan yang menjangkau hingga pelosok desa,” kata Arif.
Meski demikian, ia berharap hubungan kemitraan tersebut tidak hanya berlangsung pada momentum Ramadan semata. Arif mendorong agar kolaborasi yang terjalin dapat dikembangkan dalam berbagai program edukasi yang lebih berkelanjutan.
“PWI memiliki banyak program yang bisa dikolaborasikan dengan BRI. Misalnya kampanye keamanan bertransaksi perbankan atau program literasi keuangan bagi masyarakat. Dengan jejaring media yang ada, edukasi ini bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya.

